Genjot Pajak, Gencar Razia STNK Kendaraan

 

Operasi penertiban STNK Kendaraan Bermotor terus berlangsung di Gresik. (Ft. MIS/SP)

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Berbagai cara dilakukan pemerintah daerah dalam mendongkrak perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor pajak. Bagi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Timur Wilayah Gresik, selain melakukan penagihan pajak kendaraan bermotor ini turun langsung ke lapangan dengan cara door to door ke rumah-rumah objek pajak.

Ada pula cara lain yang dilakukan yakni menggelar operasi gabungan. Operasi gabungan STNK 2017 ini, melibatkan Satlantas Polres Gresik, Jasa Raharja dan Pemkab Gresik. Operasi ini mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 tentang jenis dan tarif PNBP pada Kepolisian RI terkait tindakan penilangan terhadap kendaraan bermotor yang tidak melakukan pengesahan STNK.

Kepala UPT Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Timur wilayah Gresik, Kusyantoni mengatakan operasi gabungan ini mengacu pada PP Nomor 60 tahun 2016 tersebut. Dari itulah, pihaknya rapat bersama dengan tim Samsat se Jawa Timur dan Polda Jawa Timur yang dipimpin langsung oleh Sekprov Jawa Timur Dr HA Sukardi. Dari rapat itu, disimpulkan bahwa : pertama ; pihaknya setiap bulan menggelar enam kali operasi gabungan STNK. Operasi ini tujuannya untuk meregistrasi kendaraan bermotor.

Kedua : terhadap STNK yang tidak dilakukan pengesahan STNK berdasarkan UU No.22 tahun 2009 Pasal 70 ayat (2) dan Pasal 288 serta Peraturan Kapolri Nomor 5 tahun 2012 Pasal 37 ayat (2), diberikan pilihan kepada wajib pajak untuk melakukan pembayaran PKB, PNBP dan SWDKLLJ di tempat atau dilakukan penilangan.

“Operasi gabungan ini digelar di beberapa titik. Intinya penertiban pajak kendaraan. Yang belum melunasi bisa dibayar di tempat bisa juga ditilang,” kata Kusyantoni. Next »



Untuk memudahkan wajib pajak dalam melakukan pelunasan di tempat, pihaknya telah mengiut sertakan satu unit mobil pelayanan Samsat di lokasi operasi berlangsung. Dan operasi ini, tidak hanya sepeda motor jadi target. Taksi dan truk-truk juga menjadi target. Terlebih tahun lalu kabarnya banyak armada taksi di Gresik dan angkutan truk yang menunggak pelunasan PKB-nya.

Disinggung mengenai hasil perolehan pengumpulan pajak kendaraan di triwulan pertama tahun 2017, Kusyantoni mengakui jika pihaknya sudah berhasil mengumpulkan sebesar 24,92 persen. Target ini akan diyakini tercapai 50 persen di semester pertama 2017 ini. Mis

Operasi penertiban STNK Kendaraan Bermotor terus berlangsung di Gresik. (Ft. MIS/SP)

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Berbagai cara dilakukan pemerintah daerah dalam mendongkrak perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor pajak. Bagi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Timur Wilayah Gresik, selain melakukan penagihan pajak kendaraan bermotor ini turun langsung ke lapangan dengan cara door to door ke rumah-rumah objek pajak.

Ada pula cara lain yang dilakukan yakni menggelar operasi gabungan. Operasi gabungan STNK 2017 ini, melibatkan Satlantas Polres Gresik, Jasa Raharja dan Pemkab Gresik. Operasi ini mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 tentang jenis dan tarif PNBP pada Kepolisian RI terkait tindakan penilangan terhadap kendaraan bermotor yang tidak melakukan pengesahan STNK.

Kepala UPT Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Timur wilayah Gresik, Kusyantoni mengatakan operasi gabungan ini mengacu pada PP Nomor 60 tahun 2016 tersebut. Dari itulah, pihaknya rapat bersama dengan tim Samsat se Jawa Timur dan Polda Jawa Timur yang dipimpin langsung oleh Sekprov Jawa Timur Dr HA Sukardi. Dari rapat itu, disimpulkan bahwa : pertama ; pihaknya setiap bulan menggelar enam kali operasi gabungan STNK. Operasi ini tujuannya untuk meregistrasi kendaraan bermotor.

Kedua : terhadap STNK yang tidak dilakukan pengesahan STNK berdasarkan UU No.22 tahun 2009 Pasal 70 ayat (2) dan Pasal 288 serta Peraturan Kapolri Nomor 5 tahun 2012 Pasal 37 ayat (2), diberikan pilihan kepada wajib pajak untuk melakukan pembayaran PKB, PNBP dan SWDKLLJ di tempat atau dilakukan penilangan.

“Operasi gabungan ini digelar di beberapa titik. Intinya penertiban pajak kendaraan. Yang belum melunasi bisa dibayar di tempat bisa juga ditilang,” kata Kusyantoni. Next »



Untuk memudahkan wajib pajak dalam melakukan pelunasan di tempat, pihaknya telah mengiut sertakan satu unit mobil pelayanan Samsat di lokasi operasi berlangsung. Dan operasi ini, tidak hanya sepeda motor jadi target. Taksi dan truk-truk juga menjadi target. Terlebih tahun lalu kabarnya banyak armada taksi di Gresik dan angkutan truk yang menunggak pelunasan PKB-nya.

Disinggung mengenai hasil perolehan pengumpulan pajak kendaraan di triwulan pertama tahun 2017, Kusyantoni mengakui jika pihaknya sudah berhasil mengumpulkan sebesar 24,92 persen. Target ini akan diyakini tercapai 50 persen di semester pertama 2017 ini. Mis









Komentar Anda



Submit

Berita Terkait