64 Persen Wanita Kurang PD

 

Next

SURABAYAPAGI.com, SURABAYA - 64 persen dari 200 wanita tidak percaya diri (PD) mengejar mimpi karena banyak faktor dan kendala yang dihadapinya.

Beberapa faktor tersebut seperti, lingkungan yang kurang mendukung, fisik yang kurang sempurna atau karena finansial yang berakibat pada banyak hal, salah satunya pendidikan.

Psikolog Pendidikan, Reky Martha M.A mengatakan, pendidikan merupakan bagian dari investasi kehidupan manusia untuk menghasilkan sumber daya manusia berkualitas yang dapat memajukan bangsa. Oleh karena itu harus diutamakan, tak terkecuali bagi wanita.

"Dengan pendidikan maka wawasan seseorang akan bertambah untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Ilmu yang dimiliki dapat bermanfaat dalam mengembangkan potensi diri dan mengejar impian untuk masa depan yang lebih baik, meliputi dirinya, keluarga, komunitas hingga negara," tuturnya.

Namun, kata dia, untuk mencapai pendidikan yang lebih tinggi atau akses untuk bisa menambah wawasan, seringkali terkendala berbagai faktor, seperti ketidakmampuan ekonomi keluarga dalam menopang biaya pendidikan yang kemudian menurunkan motivasi untuk belajar.

Next

"Selain itu, mereka juga hanya berfokus pada memanfaatkan kesempatan yang lebih pasti untuk memenuhi kebutuhan bertahan hidup, tanpa dibekali kemampuan berkreasi atau berpikir mencari solusi yang tepat untuk meningkatkan kualitas hidup,".

Akibatnya, angka putus sekolah di Indonesia masih terhitung tinggi. Mereka yang tidak mampu melanjutkan pendidikan terpaksa mengubur keinginan mereka untuk mengejar mimpi.

Dalam hal ini, salah satu perusahaan terkemuka yang membuat produk kecantikan berupaya membantu para wanita mengejar mimpi mereka dengan memberikan beasiswa, akses pendidikan tinggi untuk 50 wanita muda berprestasi Indonesia melalui program Fair & Lovely Bintang Beasiswa.

Head of Marketing Face Care PT Unilever Indonesia Tbk, Fiona Anjani mengatakan, pihaknya percaya semua wanita di dunia termasuk di Indonesia berhak untuk mengejar impiannya dengan terus mengembangkan kemampuan dirinya. Oleh karena itu, sejak tahun lalu Fair & Lovely mulai melaksanakan program-program untuk memberdayakan wanita Indonesia.

"Kali ini, sebagai solusi konkret dari kebutuhan untuk memberdayakan wanita Indonesia melalui pendidikan, kami menyediakan akses untuk wanita muda melanjutkan pendidikan tinggi namun tidak mampu secara finansial. Dan 50 wanita muda terpilih yang memiliki aspirasi, motivasi, dan prestasi di wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta akan menerima beasiswa tersebut," katanya.

Next

Selain dalam bentuk beasiswa, selama empat tahun, mereka akan diberikan pembekalan untuk para penerima beasiswa berupa pendampingan. Semoga sangat bermanfaat untuk mendukung program pendidikan dan juga masa depan mereka di dunia kerja nantinya. Pendampingan tersebut meliputi pembekalan untuk mendukung program kuliah di tahun pertama dan kedua, Community Engagement untuk pengabdian kembali ke masyarakat di tahun ketiga, dan di tahun terakhir akan diberikan Career Building untuk membantu mempersiapkan terjun ke lapangan pekerjaan.

"Kami berharap, beasiswa yang kami berikan ini dapat bermanfaat bagi mereka," pungkasnya. diy
Next



Komentar Anda



Berita Terkait