Baru Seminggu Pacaran, Bawa Kabur Motor Kekasih

 

Pelaku AF (pakai kerpus), saat ditanya Kapolsek Simokerto, Kompol M Harris.(Foto: Bkr/SP)

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Niat AF (16) warga Jalan Bulak Rukem Timur I M Surabaya memacari HD (16), warga Kalilom Lor Indah Surabaya, dari awal memang sudah tidak tulus. Betapa tidak, sejak seminggu menjalin asmara, AF sudah merencanakan perbuatan jahat pada HD. Peluang muncul ketika HD masuk ke toilet sebuah SPBU. AF membawa kabur motor HD dan meninggalkannya sendirian.

Namun, tidak lama kemudian, AF dengan mudah diringkus Unit Reskrim Polsek Simokerto, setelah HD membuat laporan. Remaja yang drop-out sejak SMP itu, terbukti membawa kabur motor HD, Selasa (16/03/2017) sekitar pukul 20.00 Wib. Tidak sampai sehari Rabu (17/03/2017) dini hari sekitar pukul 02.00 Wib, AF barhasil diringkus.

"Setelah mendapat laporan dan mengantongi ciri ciri pelaku (AF, red). Anggota kami langsung menyebar memburunya. Dan setelah mengetahui pelaku sedang berada di warkop Jalan Setro Surabaya, anggota langsung menyergap pelaku. Kami berhasil juga mengamankan barang bukti motor milik korban (HD, red)," beber Kapolsek Simokerto, Kompol M Harris, Senin (20/03/2017).

Dari hasil pemeriksaan, kejadian bermula saat AF mengajak HD berjalan-jalan mengendarai sepeda motor HD. Di tengah perjalanan, HD tiba tiba kebelet pipis. AF pun mengarahkan motornya ke toilet SPBU Jalan Kenjeran Surabaya. HD lantas masuk ke toilet SPBU. Sedangkan AF menunggu di luar. "Saat itulah pelaku membawa kabur motor korban," imbuh Kompol Harris.

Setelah AF berlalu sambil membawa motor HD. Tidak lama kemudian, HD keluar toilet. HD kemudian mencari keberadaan AF, tapi tak kunjung ketemu. Ternyata, kekasihnya itu benar benar tidak ada dan sudah menghilang. Saat HD mencoba menghubungi nomor telepon AF, ternyata nomor HP AF sudah tidak aktif. Darisanalah, HD kemudian melapor ke Mapolsek Simokerto. Next »





Di hadapan polisi, AF mengaku memang sudah ada niat membawa kabur sepeda motor milik gadis yang baru dipacarinya selama seminggu itu. "Niat saya, motor itu memang mau saya pakai sendiri pak. Saya tidak ada niat untuk menjualnya," akunya. AF kini terancam 7 tahun penjara atas jeratan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Bkr/yan

Pelaku AF (pakai kerpus), saat ditanya Kapolsek Simokerto, Kompol M Harris.(Foto: Bkr/SP)

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Niat AF (16) warga Jalan Bulak Rukem Timur I M Surabaya memacari HD (16), warga Kalilom Lor Indah Surabaya, dari awal memang sudah tidak tulus. Betapa tidak, sejak seminggu menjalin asmara, AF sudah merencanakan perbuatan jahat pada HD. Peluang muncul ketika HD masuk ke toilet sebuah SPBU. AF membawa kabur motor HD dan meninggalkannya sendirian.

Namun, tidak lama kemudian, AF dengan mudah diringkus Unit Reskrim Polsek Simokerto, setelah HD membuat laporan. Remaja yang drop-out sejak SMP itu, terbukti membawa kabur motor HD, Selasa (16/03/2017) sekitar pukul 20.00 Wib. Tidak sampai sehari Rabu (17/03/2017) dini hari sekitar pukul 02.00 Wib, AF barhasil diringkus.

"Setelah mendapat laporan dan mengantongi ciri ciri pelaku (AF, red). Anggota kami langsung menyebar memburunya. Dan setelah mengetahui pelaku sedang berada di warkop Jalan Setro Surabaya, anggota langsung menyergap pelaku. Kami berhasil juga mengamankan barang bukti motor milik korban (HD, red)," beber Kapolsek Simokerto, Kompol M Harris, Senin (20/03/2017).

Dari hasil pemeriksaan, kejadian bermula saat AF mengajak HD berjalan-jalan mengendarai sepeda motor HD. Di tengah perjalanan, HD tiba tiba kebelet pipis. AF pun mengarahkan motornya ke toilet SPBU Jalan Kenjeran Surabaya. HD lantas masuk ke toilet SPBU. Sedangkan AF menunggu di luar. "Saat itulah pelaku membawa kabur motor korban," imbuh Kompol Harris.

Setelah AF berlalu sambil membawa motor HD. Tidak lama kemudian, HD keluar toilet. HD kemudian mencari keberadaan AF, tapi tak kunjung ketemu. Ternyata, kekasihnya itu benar benar tidak ada dan sudah menghilang. Saat HD mencoba menghubungi nomor telepon AF, ternyata nomor HP AF sudah tidak aktif. Darisanalah, HD kemudian melapor ke Mapolsek Simokerto. Next »





Di hadapan polisi, AF mengaku memang sudah ada niat membawa kabur sepeda motor milik gadis yang baru dipacarinya selama seminggu itu. "Niat saya, motor itu memang mau saya pakai sendiri pak. Saya tidak ada niat untuk menjualnya," akunya. AF kini terancam 7 tahun penjara atas jeratan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Bkr/yan







Komentar Anda



Submit

Berita Terkait