Turki Makin Hilang Kesempatan Jadi Anggota UE

 

Menteri Luar Negeri Jerman, Sigmar Gabriel.


Next

SURABAYAPAGI.com, BERLIN - Turki bentrok dengan sejumlah negara UE (Uni Eropa) nyang melarang kampanye referendum Turki di negara mereka. Menteri Luar Negeri Jerman, Sigmar Gabriel menyatakan tindakan Turki baru-baru ini semakin membuat mereka kehilangan kesempatan untuk bergabung dengan UE.


"Turki saat ini semakin menjauh dari menjadi anggota UE," kata Gabriel dalam sebuah wawancara dengan media Jerman, Der Spiegel, seperti dilansir Russia Today pada Minggu (19/3).

Meski demikian, Gabriel menyebut peluang Turki untuk bergabung dengan UE tidak sepenuhnya tertutup. Dia menyebut, ada situasi yang unik saat ini, yang disebabkan oleh adanya Brexit.

"Inggris, yang sedang mempersiapkan untuk meninggalkan UE, akan menikmati "hubungan khusus" dengan UE, skema yang dapat bekerja sebagai cetak biru bagi negara-negara lain, termasuk Turki," katanya.

Namun, Gabriel memperingatkan para pejabat Turki akan ditolak masuk ke UE jika mereka datang untuk mengkampanyekan referendum, yang rencananya akan digelar para April mengenai perluasan kekuasaan Presiden Recep Tayip Erdogan.
Next


"Kami telah membuat sangat jelas sejak awal, kita dapat dan akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan jika Turki gagal mematuhi sistem hukum Jerman. Siapa pun yang melintasi garis harusnya tidak percaya dia diperbolehkan untuk menyebarkan pandangan politiknya (di Jerman)," tukasnya. 06
Next



Komentar Anda



Berita Terkait