Mahasiswa : Indonesia Darurat Kepemimpinan

 

Para mahasiswa menggelar aksi dengan membawa spanduk dan poster tuntutan


Next

SURABAYA PAGI, Surabaya - Ratusan mahasiswa se-Jawa Timur turun jalan melakukan aksi unjuk rasa, Kamis (12/1/16) menggelar demonstrasi ke kantor Gubernur Jatim di Jl Pahlawan dan DPRD Jatum jl Indrapura Surabaya. Demo ini diikuti perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di seluruh Jawa Timur. Mereka menuntut evaluasi rezim Jokowi-JK yang kebijakannya banyak merugikan rakyat.

Para mahasiswa ini datang dari BEM Universitas Brawijaya, ITS, UPN, UISI Gresik, Universitas 17 Agustus (Untag), Politeknik Malang, Univwdsitas Trunojoyo Madura dan BEM kampus lainnya. Tidak tampak mahasiswa dari Unair dalam aksi ini.

Para mahasiswa menggelar aksi dengan membawa spanduk dan poster tuntutan. Seperti cabut PP 60 Tahun 2016, Tolak Kenaikan Tarif Dasar Listrik 900 volt dan lainnya. "Indonesia Darurat Kepemimpinan", "Tuntut Reformasi Jilid II" dan poster/poster lainnya.

Mereka kecewa dengan kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Apalagi, pada awal Januari 2017, ada beberapa kebijakan yang tidak pro rakyat.

Rizky, salah satu peserta aksi mengaku masyarakat saat ini sedang mengalami kesulitan masalah ekonomi. Semua kebutuhan melambung, mulai biaya kepengurusan surat kendaraan bermotor, tarif dasar listrik, dan bahan bakar minyak. Belum lagi biaya mengurus STNK naik dua kali lipat.

Next

Setelah menggelar aksi di Kantor Gubernur Jatim, ratusan mahasiswa melanjutkan aksinya ke Gedung DPRD Jatum di Jl Indrapura. Mereka berjalan kaki dan menggelar aksi di depan gedung wakil rakyat.

Aksi yang dilakukan mahasiswa ini mendapat pengamanan ketat dari ratusan polisi dari Polrestabes Surabaya.

Polisi sempat menangkap satu mahasiswa Fadoli dari Universitas Trunojoyo Madura. Dia dianggap mengajak teman-temannya maju melawan barikade polisi yang sudah berilangkali memperingatkan jangan jadi provokator.

Saat ini aksi masih berlangsung dan beberapa perwakilan masuk ke ruang Bamus DPRD Jatim (Fredy Purnomo, Yusuf Rohana, Gatot Tantra, M Siroj) dan diterima 4 wakil rakyat serta Kapolrestabes Surabaya M Iqbal. Rko Next



Komentar Anda



Berita Terkait