Relawan Demokrasi KPU Surabaya Sepi Peminat

 

SURABAYA (Surabaya Pagi) - Relawan Demokrasi yang dibentuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya untuk membantu sosialisasi Pemilihan Umum 2014 kepada masyarakat, ternyata sepi peminat.

Komisioner KPU Surabaya, Edward Dewaruci mengatakan, dari sebanyak 25 orang yang dibutuhkan, hanya terjaring 15 orang. "Minimnya partisipasi masyarakat mendaftar sebagai relawan karena adanya apatisme masyarakat terhadap kegiatan politik," katanya.

Namun demikian, lanjut dia, hal itu tidak akan menjadi kendala dalam pelaksanaan pemilu mendatang. Hal ini dikarenakan KPU Surabaya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mensosialisasikan kepada masyarakat.

"Kalau dikatakan mengganggu ya tidak, ibaratnya kita berusaha untuk menginformasikan kegiatan politik ke masyarakat," katanya.

Menurut dia, pembentukan relawan demokrasi diperlukan oleh bangsa ini untuk meningkatkan partisipasi pemilih. "Penyadaran pentingnya pemilu dilakukan oleh relawan demokrasi," katanya. an Next »


SURABAYA (Surabaya Pagi) - Relawan Demokrasi yang dibentuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya untuk membantu sosialisasi Pemilihan Umum 2014 kepada masyarakat, ternyata sepi peminat.

Komisioner KPU Surabaya, Edward Dewaruci mengatakan, dari sebanyak 25 orang yang dibutuhkan, hanya terjaring 15 orang. "Minimnya partisipasi masyarakat mendaftar sebagai relawan karena adanya apatisme masyarakat terhadap kegiatan politik," katanya.

Namun demikian, lanjut dia, hal itu tidak akan menjadi kendala dalam pelaksanaan pemilu mendatang. Hal ini dikarenakan KPU Surabaya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mensosialisasikan kepada masyarakat.

"Kalau dikatakan mengganggu ya tidak, ibaratnya kita berusaha untuk menginformasikan kegiatan politik ke masyarakat," katanya.

Menurut dia, pembentukan relawan demokrasi diperlukan oleh bangsa ini untuk meningkatkan partisipasi pemilih. "Penyadaran pentingnya pemilu dilakukan oleh relawan demokrasi," katanya. an Next »








Komentar Anda



Submit

Berita Terkait