Ribuan Relawan Abah Ipul Alihkan Dukungan ke BHS-Taufik

Cawabup Taufiqulbar saat menyampaikan visi misi dihadapan relawan Abah Ipul

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Penggalangan dukungan kepada Cabup Bambang Haryo Sukartono (BHS) dan Cawabup Taufiqulbar terus mengalir dari arus bawah. Kali ini penggalangan dukungan dari warga sejumlah kecamatan yakni Tanggulangin, Porong dan Krembung, Sabtu (26/9/2020) malam. Hal tersebut dilakukan oleh kelompok Relawan Abah Ipul yang diketuai Mahfud Marzuki. Mereka menggelar pertemuan di kawasan Tanggulangin untuk memenangkan pasangan BHS-Taufik dalam Pilkada Sidoarjo 9 Desember 2020.

Puluhan relawan datang secara bergelombang dan menyatakan tekad siap memenangkan BHS-Taufik. "Kami mendoakan agar Abah Ipul bisa divonis bebas dalam perkara yang dihadapinya, dan kami diminta Abah Ipul untuk memenangkan Cabup BHS dan Cawabup Taufiqulbar, makanya sekarang kita menjadi relawan pendukung BHS-Taufik," tegas Mahfud Marzuki.

Mahfud Marzuki mengungkapkan aksi serupa masih akan terus dilakukan dalam beberapa hari ke depan. Tidak hanya di Tanggulangin, tapi juga beberapa titik di wilayah Sidoarjo. "Yang kami kumpulkan saat ini hanya koordinator saja sekitar 40 orang, dan aksi simpati serta dukungan kepada BHS-Taufik akan disebar luaskan oleh anggota kami yang jumlahnya ribuan," lanjutnya.

Mahfud Marzuki membeberkan pihaknya akan melakukan aksi dukungan yang lebih masif lagi, dengan dikemas kunjungan door to door ke warga yang sejalan bersama BHS-Taufik. Aksi penggalangan dukungan hari ini tidak hanya pernyataan sikap, namun relawan juga membagikan kaos bergambar BHS-Taufiqulbar. Cawabup Taufiqulbar mengatakan, program-program BHS-Taufik yang diusung adalah menciptakan Pemerintahan yang bersih, meningkatkan ekonomi Masyarakat dengan membentuk sumber daya manusia yang kwalitasnya lebih tinggi dan Persoalan infrastruktur yang ada di Kabupaten Sidoarjo yang menjadi persoalan pokok.

"Masalah yang berhubungan dengan infrastruktur tentunya, ini menjadi pokok permasalahan yang harus kita percepat terutama yang berhubungan dengan jalan penghubung Sidoarjo-Surabaya yakni Frontage road," jelasnya.

Dikatakan, dengan program infrastruktur Perekonomian Usaha Mikro Kecil Menengah bisa berkembang pesat dan mampu bersaing secara kualitas dan kuantitas produk. Tak hanya itu, Paslon BHS-Taufik juga ingin menjadikan Kabupaten Sidoarjo menjadi kota santri, pertanian padi yang bisa panen setahun tiga kali dan pembudidayaan hingga nelayan ikan yang ada di Sidoarjo.

"Kami ingin besarkan UMKM yang ada di Sidoarjo ini, dari mulai sisi kualitas dan kuantitasnya. Dan kita harus bisa bersaing dari wilayah-wilayah lain yang ada di sekitar kita," harapnya.

Selain itu, peningkatan jumlah sekolah madrasah dan puskesmas juga akan dilakukan dengan jumlah dua kali lipat dari yang ada sekarang.

"Sebagai kota santri, jumlah sekolah madrasah di Sidoarjo masih kalah dengan kabupaten lain seperti Pasuruan, makanya BHS-Taufik yang menambah menjadi dua kali lipat sekolah madrasah serta pembangunan puskesmas agar masyarakat lebih mudah berobat jika sakit dan bersekolah," terangnya. sg