menu.jpg
 
Razia PNS Kluyuran Nihil Tangkapan

LAMONGAN (Surabaya Pagi) - Razia PNS yang dilakukan tim gabungan Satpol PP dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) pada Selasa (25/6), ke sejumlah swalayan, dan pasar hasilnya nihil, tidak ada satupun PNS yang terjaring, petugas hanya mengamankan motor dinas (motdin) yang kepergok sedang parkir di swalayan Gading Kuning jalan Sunan Drajat.

Motor dinas dengan nomor plat S 4893 JP, yang diketahui milik Agus Setiawan salah satu staf di Dinas Perikanan dan Kelautan tersebut, selanjutnya dibawa oleh petugas untuk diamankan di kantor Pol PP.

Razia untuk menegakkan Peraturan Bupati Nomor 38 tahun 2001, tentang Pengaturan hari dan jam kerja bagi PNS dilingkungan Pemkab Lamongan tersebut berlangsung di enam titik.

Razia diawali di Pasar tradisional Sidoharjo, berlanjut di swalayan Gading Kuning jalan Sunan Drajat, Pasar Kota, Pasar Burung, Terminal, dan berakhir di Lamongan Plaza.

Di tempat keramaian yang dirazia tersebut, petugas tidak mendapati PNS kluyuran saat jam kerja. Petugas hanya mendapati motor dinas yang sedang parkir di swalayan Gading Kuning dan mengamankan.

"Dalam razia kali ini kita tidak menjumpai PNS yang kluyuran, kita hanya mendapati motor dinas yang dibawa istrinya tengah di parkir di swalayan, karena melanggar disiplin motdin itu kita bawa," M Toha Kabid Pembinaan Umum dan Kesamataan Satpol PP.

Motor sengaja diamankan lanjut Toha, karena pemilik yang juga PNS tersebut dianggap telah lalai, indispliner, serta tidak bertanggung jawab dengan jabatan yang melekat disandangnya saat ini. "Tidak semestinya motor ini dipakai orang lain, meski yang memakai ini adalah istrinya karena ini masih jam kerja," tegasnya.

Selanjutnya, sesuai dengan Peraturan Bupati Lamongan No.38 tahun 2001, tentang Pengaturan hari dan jam kerja bagi PNS dilingkungan Pemkab Lamongan, pemilik motdin akan dipanggil untuk diberikan pembinaan.

Ia menambahkan kalau operasi semacam ini akan digelar setiap waktu, dengan maksud guna memberikan efek jera bagi PNS dilingkungan pemkab akan fungsi dan tugas, serta pengabdiannya dalam menjalankan tugas.

"Perlakuan seperti ini berlaku bagi semua PNS tak terkecuali Satpol PP, semua akan dilakukan hal serupa jika ada yang melanggar maka akan diberlakukan sama dengan PNS yang terjaring," tegasnya. jr

Berita lainnya
Anggaran ADD Bakal Naik
Kuota CPNS Jadi 75
Tenaga Honorer K2 Kembali Diverif...
Pelantikan Dewan, 850 Pasukan Dis...
Tandon Air Waduk Menipis
Diuji Coba, IPA Baru Bocor
Retribusi TPI Kembali ke Nelayan
Penambang Janji Perbaiki Jalan Rus...
Pengusaha Galian C Kelabuhi Pemkab
Rusak Jalan, Bupati Hentikan Dump ...
Air Mampet, Pasien Kelimpungan
Ijazah SD Belum Jadi
Dua Kafilah Korpri Menuju Nasional
Panen Cabai Melimpah, Petani Malah...
Pengangguran Capai 31 Ribu Orang
Copyright © 2012 surabayapagi.com
  Kontak | Tentang Kami | Kode Etik | Disclaimer | RSS Feed  | User Online :  86