menu.jpg
 
Ormas Bentrok, Satu Tewas Dibacok

GIANYAR (Surabaya Pagi) - Polisi mengantisipasi terjadinya konflik menyusul terbunuhnya anggota salah satu organisasi masyarakat di Desa Keramas, Kabupaten Gianyar, Bali, Jumat (2/8) pagi. Polisi saat itu juga langsung mengamankan pelaku pembunuhan berinisal IWS (20).

"Kami langsung menangkap pelaku pembunuhan itu agar tidak menjadi konflik antar anggota ormas," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Gianyar Ajun Komisaris I Nengah Sudiarta, Jumat (2/8).

I Gede Wara Widiarta (28) anggota salah satu ormas ditemukan tak bernyawa di selokan Dusun Gelgel, Desa Keramas, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, sekitar pukul 07.00 Wita. Korban yang tinggal di Dusun Bia, Desa Keramas, mengalami luka bacokan pada hampir seluruh bagian tubuhnya.

Polisi sampai sekarang masih berusaha mengungkap motif di balik kasus pembunuhan yang menggegerkan warga Desa Keramas itu dengan meminta keterangan enam orang saksi. Informasi yang dihimpun dari Desa Keraman, peristiwa itu dipicu oleh kericuhan di salah satu toko swalayan di desa itu pada Kamis (1/8) malam.

Namun warga tidak menduga jika pertengkaran antar anggota ormas berbeda itu berlanjut sampai mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. Bahkan saat pelaku ditahan, sejumlah anggota ormas mendatangi Mapolres Gianyar, Jumat siang. Namun tak satu pun dari mereka yang bersedia menjawab pertanyaan wartawan. ka

Berita lainnya
Buron 11 Tahun, Gembong Narkoba Di...
Kejati Sita Dua Kapal Tersangka Ba...
Berkas Lisa Tak Kunjung Sempurna
Curi Motor Buat Pesta Miras
Dua Pencuri Kayu Hutan Dibekuk
Bawa Putaw, Pengidap HIV Diringkus
Perampok Bagi Hasil di Madura
Tingkatkan Hasil Belajar Melalui M...
Pelajar Tewas Dilindas Truk
Susun Rencana Aksi Pangan dan Gizi
Truck Muat 8 Ton Tepung Dirampok
Blokade Suramadu, Polri Tangkap Pe...
Jual Cewek Rp 10 Juta, Mucikari Pa...
Peningkatan Prestasi Melalui CPDL
Musnahkan 343 Gram Sabu
Copyright © 2012 surabayapagi.com
  Kontak | Tentang Kami | Kode Etik | Disclaimer | RSS Feed  | User Online :  80