menu.jpg
 
MUI Haramkan Cari Sumbangan di Jalan

Pasuruan – Permintaan sumbangan di tengah jalan untuk pembangunan masjid diharamkan oleh MUI Kabupaten Pasuruan. Pasalnya permintaan sumbangan di tengah jalan untuk pembangunan masjid itu diharamkan dinilai mengganggu pengguna jalan.

“Sudah jelas, sumbangan untuk masjid ditengah jalan itu mengganggu ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas. Berbeda jika meminta sumbangan di pinggir jalan. Justru kenyataannya saat ini yang meminta justru ditengah jalan,” tandas KH Nurul Huda, Ketua MUI Kabupaten Pasuruan, Rabu (23/09).

Meminta sumbangan di tengah jalan, menurut KH Nurul Huda, dapat membahayakan keselamatan diri sendiri bahkan orang lain di antaranya pengendara. “Jika saja orang yang berkendara tiba-tiba harus menghentikan secara mendadak dan ini justru dapat membahayakan pengendara maupun pencari sumbangan,” jelasnya

Selain itu meminta sumbangan di tengah jalan itu juga termasuk memanfaatkan kepentingan umum yang bukan penggunaannya. “Seharusnya jalan dimanfaatkan bagi pengendara, tapi kenyataannya saat digunakan untuk meminta sumbangan masjid, berarti memanfaatkan kepentingan umum bukan pada tempatnya,” tambahnya

Dengan begitu, fatwa haram untuk penarikan sumbangan masjid di tengah jalan ini, MUI Kabupaten Pasuruan mempunyai alasan kuat. Dengan alasan tersebut didasari pada Hadist Nabi Muhammad SAW dan termasuk kajian kitab kuning.

“Dijelaskan dan dapat ditafsirkan termasuk untuk kegiatan meminta sumbangan tersebut. Selain itu dalam kitab kuning Sulam Taufiq juga dijelaskan lebih detil. Dua hal itu yang membuat kami mengeluarkan Fatwa Haram,”jelas KH Nurul Huda. Dikatakan fatwa haram MUI Kabupaten Pasuruan ini dikeluarkan sejak 2007 tahun lalu.n fan/hen

Berita lainnya
Guru Bahasa Inggris Cabuli 12 Bocah
Pemutihan Denda PKB Mulai 1 Desemb...
Surabaya Menyengat
Suhu Guntur : Louis Bukan Suhu Ben...
Setelah Risma, Ahok dan Ganjar Diu...
Rebut Kembali TPI, Tutut Hadapi Ha...
Ajak 40 Sanak Famili dari Belitung...
Purabaya Normal, Pelabuhan Perak L...
Baru 1.500 Pedagang Teken Surat Pe...
Soal UMK, Pemprov Tunggu Pusat
Warga Surabaya Terancam Keleleran
Polisi Siaga Satu Hadapi Demo BBM
Organda DKI: Tarif Angkot Naik 30...
Waduh, NU Halalkan Aborsi
FPI Tolak, MUI Dukung Ahok Gubernu...
  Komentar Anda :
  Nama * :   Email * :
  Komentar * :
  » :: Disclaimer
   
Auto Loading Records
Copyright © 2012 surabayapagi.com
  Kontak | Tentang Kami | Kode Etik | Disclaimer | RSS Feed  | User Online :  168