menu.jpg
 
Komplotan Kepruk Kepala Ditembak

SIDOARJO (Surabaya Pagi)- Komplotan perampas motor dengan modus kepruk kepala yang menewaskan dua korbannya dibekuk jajaran Reskrim Polres Sidoarjo, kemarin. Dari empat pelaku pimpinan Eko Junaidi alias Klewang, petugas menembak Dwi (20), warga Krian di betis kanan karena berusaha melarikan diri saat ditangkap di Krian. Dalam penelusuruan, genk kepruk kepala ini beroperasi di Sidoarjo, Krian, Mojokerto, Jombang hingga wilayah Surabaya.

Dwi yang bertubuh bongsor dipercaya tersangka Gambreng sebagai eksekutor dalam perampasan motor di daerah Krian, Balongbendo, Tarik, Prambon dan Mojosari. Senjatanya berupa potongan besi sepanjang 30 cm yang dibungkus kain bekas, kemudian dipukulkan kepala korban. Bahkan komplotan ini, pernah menebas tangan kanan korban dengan pedang saat merampas motor di Rolak Songo, Desa Mliriprowo, Kecamatan Tarik.

Sedang empat pelaku yang ditangkap adalah Eko Junaidi alias Gambreng (50), Iwan Fahrurozi (20), Anang alias Danang dan Dwi alias Dewol, semuanya warga Krian. Mereka ini juga pelaku perampas motor milik Koordinator Bidan Puskesmas Balongbendo, Lutfiatun Mas’adah, dua minggu lalu. Pelaku yang mengendarai motor Yamaha Mio langsung menghadang dan memukul kepala korban yang saat itu akan Posyandu di wilayah Balongbendo,

Kini mereka meringkuk di sel tahanan Mapolres Sidoarjo beserta barang buktinya berupa 3 pedang panjang, 3 clurit dan 2 besi tumpul dan satu unit sepeda motor yang biasa digunakan oleh pelaku. “Usia pelaku rata-rata masih muda namun kejahatan mereka sudah sangat meresahkan, pelaku berjumlah 12 orang dengan dibagi tiga komplotan", kata Kapolres Sidoarjo AKBP Marjuki, SIP, Minggu (1/9).

Kata Kapolres, setiap beraksi mereka tega mengepruk kepala atau membacok korbannya jika motornya tidak diberikan. Bahkan komplotan pimpinan Klewang ini juga dicurigai sebagai perampas motor di wilayah Seduri yang menusuk dua pemuda yang akan membeli nasi goreng. Pasalnya, modus yang dilakukan adalah cangkruk saat nyanggong korbannya. Begitu dua pemuda itu mendekati karena dikira temannya, langsung ditusuk pelaku lalu membawa kabur motor Yamaha Mio milik korban.

Dijelaskannya, komplotan Klewang dengan komplotan Bang Jek alias Ahmad Koris Akbar (20), warga Sawo Cangkring, Kecamatan Wonoayu yang tewas ditembak beberapa waktu lalu, masih ada rentetannya. Terkadang anak buah Klewang atau Klewang sendiri bergabung dengan Bang Jek. “Meski sesama pelaku, rupanya mereka ingin bertemu agar di lapangan tidak salah sasaran,” katanya.

Selama beroperasi, komplotan ini sudah berhasil merampas sekitar 20 motor dan rata-rata korbannya dikepruk kepalanya. Bahkan ada dua korban yang tewas akibat perlakuan komplotan ini. Kepalanya pecah dan wajahnya terluka parah akibat saat perampasan berlangsung korban sedang berjalan sehingga tersungkur ke aspal jalan.

Dalam pemeriksaan, pelaku ini sebelum melakukan aksinya, terlebih dahulu pesta miras kemudian ditambah pil koplo. Dampaknya, pelaku lebih tega untuk mengepruk kepala korban. Sasaran yang diincar pelaku adalah orang naik motor sendirian di tempat sepi. n irw

Berita lainnya
Ngaku Intel Polda, Tipu Calon Poli...
Polsek Kenjeran Diduga ‘Mainkan...
Keluar Nusa Kambangan, Bandar Nark...
Menko Polkam Desak Bandar Narkoba ...
Pesta Sabu Belakang Polsek Digereb...
Kakak Adik Pesta Sabu
Calo Tiket Pelabuhan Nyabu Dibekuk
Satu Tewas Tertimpa Pohon
Guru Dipecat, Siswi Dihamili
Suhu Louis, Belum Mau Ungkap Perse...
Dihajar Senior, Siswa SMK Pelayara...
Komplotan Maling Rumah Diringkus
Tabrak Truk Parkir, Polantas Tewas
Satpol PP Tutup Hotel Mesum Pasar ...
PSK Jarak Jual Togel
  Komentar Anda :
  Nama * :   Email * :
  Komentar * :
  » :: Disclaimer
   
Auto Loading Records
Copyright © 2012 surabayapagi.com
  Kontak | Tentang Kami | Kode Etik | Disclaimer | RSS Feed  | User Online :  90