menu.jpg
 
Komisi E Disambati Soal Pergaulan Bebas

SURABAYA - Prihatin akan maraknya pergaulan bebas di kalangan remaja, rombongan Mubalighoh Provinsi Jatim mendatangi Komisi E DPRD Jatim. Mereka menyampaikan keluhan dan aspirasinya, Senin (18/2) siang.

Kedatangan sebelas anggota Mubalighoh Jatim ini bertujuan untuk melakukan koreksi dan mengajak para wakil rakyat untuk menyoroti persoalan-persoalan yang terjadi di masyarakat, khususnya terkait dengan pergaulan para remaja yang bebas.
Hal itu diungkapkan Hani Rizka koordinator Mubalighoh Jatim. Berdasarkan data yang didapat, Hani menambahkan bahwa pada tahun 2008 sekitar 60% remaja Jatim sudah tidak perawan lagi. Bahkan 90% diantaranya pernah melakukan aborsi lebih dari sekali. “Perayaan valentine day kemarin, penjualan kondom meningkat menjadi 500%,” ujarnya dengan serius.

Tidak tanggung-tanggung, Hani juga membeberkan bahwa sekitar 30% remaja di Jember pernah melakukan hubungan intim di luar nikah. “Bahkan yang lebih memprihatinkan, di daerah Situbondo dan Madura ada yang namanya arisan seks,” kata Hani.

Data-data itulah yang membuat rombongan Mubalighoh miris dan melatar belakangi kunjungannya ke Komisi E yang membidangi kesejahteraan masyarakat. “Dari sedikit data yang terekspos, paling tidak harus diketahui apa akar permasalahannya. Jadi tidak sekedar membasmi apa yang terlihat di permukaan saja,” imbuh Hani.

Menanggapi hal tersebut, Drs. H. Fuad Mahsuni yang juga wakil ketua Komisi E mengakui bahwa pergaulan anak remaja sekarang sangat memprihatinkan. Penyebabnya bermacam-macam, namun yang paling berpengaruh adalah lingkungan serta dampak dari keterbukaan informasi tanpa batasan. Untuk itu peran dari orang tua, guru sangat penting. “Benteng agama itu harus, tapi itu saja kadang tidak cukup. Masih perlu lagi benteng dari teman-teman dekat mereka,” kata Fuad.

Fuad sendiri, berupaya mencari solusi dan kebijakan yang kongkrit dalam mengatasi masalah ini. “Aspirasi seperti ini bagus dan patut kita jadikan bahan pertimbangan dalam membuat kebijakan peraturan,” pungkas politisi asal PKB ini. Rko/**

Berita lainnya
Gaji ke-13 PNS Pemprov Jatim Cair
DPRD Minta Gubernur Usir BPWS
Komisi C Gagal Kejar PAD dari Migas
Bingung Realisasikan Program Pakde
Soal Mobdin, Ikuti KPK Ketimbang M...
Kadis PU: Jalan Mulus Picu Kecelak...
LPJK Provinsi Jatim Puas Hasil Sur...
Panja LHP Selesai Keluarkan 3 Reko...
Setujui Raperda Pertanggungjawaban...
APBD Jatim 2015 Dikepras Rp 1 Tril...
Cari Alternatif Umbulan dengan Re...
Dilarang, Mudik Pakai Mobil Dinas
Lima Komisi Beri Catatan Keuangan ...
Anggaran BPWS Disoal DPRD Jatim
Panja BPK, Bantu Pemprov Raih WTP
  Komentar Anda :
  Nama * :   Email * :
  Komentar * :
  » :: Disclaimer
   
Auto Loading Records
Copyright © 2012 surabayapagi.com
  Kontak | Tentang Kami | Kode Etik | Disclaimer | RSS Feed  | User Online :  145