menu.jpg
 
CJH Keluhkan Pungutan IPHI Tuban, yang Dinilai Tak Jelas Gunanya

Tuban (Surabaya Pagi) - Sejumlah Calon Jama’ah Haji (CJH) di Kabupaten Tuban keluhkan penarikan uang sebesar Rp 150 ribu per orang yang dilakukan oleh Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Tuban diluar Biaya Penyelenggaraan Jama’ah Haji (BPIH). Para CJH menilai dana tersebut tak jelas digunakan sebagai apa dan untuk biaya apa.
CJH asal Kabupaten Tuban yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan. Dana iuran sebesar 150 ribu rupiah per jamaah tersebut bukan termasuk BPIH. Sedangkan, dana sebesar Rp 150 ribu tersebut disebut dengan infaq. Namun, infaq tersebut juga tidak jelas untuk apa.
''Dengan CJH di Tuban sebanyak 787 orang. Diperkirakan total dana diluar BPIH itu mencapai Rp 118 juta,'' ujarnya Senin (27/5/2013).
Berdasarkan keterangan CJH tersebut, dana tersebut akan dipergunakan untuk pembangunan pagar serta pembelian kursi Asrama Haji di Jalan Mastrip Tuban. Namun, sejumlah CJH masih belum mengetahui apakah dana tersebut wajib dibayarkan CJH atau tidak.
“Kita tidak tahu, apakah itu termasuk syarat yang harus dipenuhi apa tidak. Soalnya, setiap jamaah pasti dimintai uang tersebut,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Hussein yang merupakan Ketua IPHI Tuban, membantah anggapan bahwa dana tersebut merupakan dana pungutan. Melainkan dana tersebut merupakan infaq calon jamaah haji yang nantinya digunakan untuk pembangunan Asrama Haji Tuban yang dinilai belum memiliki fasilitas yang lengkap seperti Asrama Haji lain.
“Itu bukan pungutan, itu shodaqoh, tidak ada paksaan dan ini sudah berlangsung sejak saya melaksanakan ibadah haji tahun 1992.” bantahnya kepada Surabaya Pagi usai acara Rapat Paripurna di Gedung DPRD Tuban, (28/05/2013).
Imbuhnya, iuran dana Rp 150 ribu ini merupakan kesepakan bersama IPHI Tuban dengan CJH serta sudah berlangsung selama 3 tahun dengan jumlah iuran yang sama. Kalaupun ada CJH yang keberatan dengan biaya tersebut, CJH juga tidak akan dipaksa untuk membayar.
"Ini kan sudah kesepakatan bersama. Para CJH kan orang yang mampu, masa cuma iuran Rp 5 ribu. Kalaupun ada yang keberatan, tidak usah infaq juga tidak apa, ini kan infaq shodaqoh," tegasnya.
Diketahui, sebanyak 787 orang CJH dari Kabupaten Tuban akan bertolak ketanah suci pada tahun 2013 ini. Berdasar keputusan Kemenag, per jamaah dikenakan biaya sekitar 34,5 juta rupiah. Dana tersebut dipergunakan untuk transportasi, penginapan, makan, dan beberapa akomodasi serta kebutuhan yang diperlukan tanah suci Makkah. (rok)

Berita lainnya
Kapolda Dimutasi, Kapolda Jatim Be...
Semalam, Orang Dekat Prabowo Menin...
Arek Jombang Ciptakan Premium Alte...
Ngenes, Subsidi BBM Bocor 400 Tril...
Polda Jaga 42 SPBU di Jatim
Sudah Saatnya Dibentuk Kementrian ...
Bajaj Dibeli Rp 280 Juta dan Dikon...
Komik Jokowi Jadi Presiden Beredar...
Jakarta Mencekam
Target Operasi ISIS Bukan Indonesia
Ulama NU Jatim Tolak Pelegalan Abo...
Menhut Serahkan Ijin Konservasi KBS
Hidup Sebatangkara, Andalkan Tunja...
Isi Kemerdekaan dengan Melawan Pro...
Ivana Marelda, Jadi Paskibra Awal...
Copyright © 2012 surabayapagi.com
  Kontak | Tentang Kami | Kode Etik | Disclaimer | RSS Feed  | User Online :  64