menu.jpg
 
BBM Jadi Naik, Properti Dipastikan Naik

Pemerintah berencana menaikkan harga BBM subsidi. Bensin premium naik jadi Rp 6.500/liter dan solar jadi Rp 5.500/liter. Harga properti dipastikan bakal bergerak naik juga. Apa alasannya?

"Harga properti pasti akan naik, pengaruhnya pasti naik karena bahan bangunan pun pasti akan naik, komponen pasti akan naik," ungkap
Direktur Keuangan Panghegar Group M. Sofyar.

Ia mengungkapkan, dengan kenaikan harga BBM tersebut, maka ongkos transportasi akan terdorong naik. Hal ini akan berimbas pada kenaikan harga bahan bangunan seperti semen dan besi. Sehingga pihak pengembang mau tidak mau menaikkan harga unit propertinya sebesar 10-15%.

"Kalau BBM naik berarti ada penyesuaian harga apartemen sebesar 10-15%. Karena komponennya yang terkait BBM seperti distribusi bahan bangunan, komponen besi dan semen itu akan naik. Contohnya apartemen seharga Rp 3 miliar itu akan naik 10%," tuturnya.

Selain itu, kenaikan harga BBM subsidi juga akan berdampak pada lamanya waktu penjualan. Karena konsumen akan berpikir ulang untuk membeli unit properti disebabkan kenaikan harga barang-barang lainnya.

"Pasti ada efeknya, karena untuk konsumen karena untuk membeli kehidupan yang lain juga meningkat. Mungkin target penjualan, target penjualan kita biasanya satu tahun mungkin akan lebih panjang 3 bulan. Selain itu investasi berikutnya juga akan menuntut biaya yang lebih tinggi," kata Sofyar.dt

Berita lainnya
Tol Surabaya-Gresik Naik 30%
Kedelai Impor Bakal Makin Mahal
Perumahan di 2015, Ada Keringanan ...
Sriwijaya Air Buka Rute
BI Intervensi, Akhir Tahun Bisa Rp...
Dealing Room Dorong Pendapatan Ban...
Diduga Eskalasi Rawan Keamanan Men...
Harga Cabai Salip Daging Sapi
Opsi Tutup Merpati
AirAsia Inves Rp 180 T
Mulai 2015, Plafon KUR Rp 25 Juta
Tak Konsisten, BI Salah Arah
Jaringan TO Terobos Pasar Surabaya
Emas Antam Naik Rp 1.000
Rupiah Bisa Menguat
  Komentar Anda :
  Nama * :   Email * :
  Komentar * :
  » :: Disclaimer
   
Auto Loading Records
Copyright © 2012 surabayapagi.com
  Kontak | Tentang Kami | Kode Etik | Disclaimer | RSS Feed  | User Online :  67