menu.jpg
 
ABG Diperkosa Usai Pulang Sekolah

Jombang (Surabaya Pagi) – Kasus perkosaan terhadap pelajar kian marak. Nasib sial dialami seorang pelajar sebut saja Melati (14), warga Desa Plosogeneng Kecamatan Jombang.

Ia menjadi korban perkosaan yang dilakukan oleh Hamzah (17), warga Dusun Banjarkerep, Desa Banjardowo, Kecamatan Kota. Petaka itu terjadi saat Bunga pulang dari sekolah.

"Kami sudah menerima laporan dari orang tua korban. Kini kasusnya langsung ditangani unit PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak) Satreskrim. Kita segera panggil terlapor dan juga saksi-saksi," kata Kepala Sub Bagian Humas Polres Jombang, AKP Sugeng Widodo, Rabu (22/5).

Widodo menjelaskan, peristiwa itu berawal ketika korban dalam perjalanan pulang dari sekolah bersama 3 orang temannya, Selasa (14/5) lalu. Tanpa diduga, ditengah perjalanan, korban dihentikan pelaku. Saat itu, Melati dipaksa agar ikut ke rumah pelaku. Namun, karena dipaksa korban langsung menolak hingga terjadi cekcok mulut.

Namun tak lama, karena tak ingin bertambah ribut, korban akhirnya menuruti ajakan tersebut. Tiba di rumah pelaku ternyata kondisinya sangat sepi. Nah, situasi itulah yang dimanfaatkan pelaku untuk memperdayai korbannya. Hamzah memaksa korban berhubungan intim. Dengan bernafsu pelaku membujuk korban agar bersedia turuti ajakannya itu.

Namun, korban yang merasa ketakutan seketika menolaknya. Hanya saja, penolakan itu justru membuat pelaku semakin emosi. Tanpa banyak omong, pelaku langsung melayangkan beberapa kali pukulan. Meski sempat ditangkis, pukulan itu mengenai kepala, wajah dan tangan korban. Pelaku pun terus memaksa korban agar mau diajak berhubungan layaknya suami istri.

Korban yang ketakutan dan tak kuasa menolak, korban hanya bisa pasrah menuruti nafsu bejat pelaku. Puas melampiaskan nafsu bejatnya, pelaku sempat mengancam korban agar tak bercerita kepada orang lain.

Karena tidak kuat dengan derita yang dialami, korban pun menceritakan perkosaan itu kepada orang tuanya. Bak disambar petir mendengar cerita sang anak, orang tua kemudian melapor polisi. "Sekali lagi, kasusnya dalam penanganan lebih lanjut, termasuk meminta keterangan saksi-saksi," pungkas Widodo. bm

Berita lainnya
Perampok Dihujani Tembakan
Soal Hotel Setiadji, Dewan Curigai...
Pelaku Sudah Beraksi di 7 Lokasi S...
Bank BNI Surabaya Lempar ke Pusat
Nyabu WN Australia Terancam 15 Tah...
Selundupkan Narkoba, WNA Malaysia ...
Gerebek BBM, Aparat TNI dan Polri ...
Maling Bobol Toko Indomart
Main Pukul, Pemain Bola Dipolisikan
Tabrak Penyebrang, Pengendara Moto...
Judi Remi Dibekuk
2020, Angka Laka Turun 50 Persen
Jambret Tewas Dimassa
Disegel, Hotel Milik Setiadji Masi...
Cari Rampok, Dapat 24 Miras Impor
Copyright © 2012 surabayapagi.com
  Kontak | Tentang Kami | Kode Etik | Disclaimer | RSS Feed  | User Online :  61