Login | Register Version : English | Suroboyoan | Madura    
2010-03-10 
Bujang Lapuk Terjun Bebas dari Lantai 21
Antok-Andrian, SURABAYA

KONDOMINIUM Regency Jalan Embong Malang 25 A Surabaya, Selasa (9/3) geger. Salah seorang penghuninya ditemukan tewas terjatuh dari lantai 21. Adalah Johanes Freddy Tanto (42), warga Lebak Indah 10 Tambaksari Surabaya, pria yang di KTP-nya masih berstatus lajang ini ditemukan tak bernyawa di atas roof kondomonium Regency.

Saat ditemukan posisinya tengkurap dengan luka di beberapa bagian tubuhnya. Di antaranya, leher patah, tangan dan kaki patah serta luka lain di tubuhnya. Diduga, korban yang mempunyai catatan mengidap gangguan jiwa ini sengaja terjun dari kamar 2104 kondomonium untuk mengakhiri hidupnya.
Kronologi kejadiannya, sekitar pukul 09.30 WIB korban datang ke kondominium Regency untuk check in. Rencananya, korban check in selama dua hari dengan harga sewa kamar Rp 1,1 juta per hari. "Korban telah membayar lunas biaya kamar Rp 2,2 juta. Dan korban datang tanpa membawa barang apa-apa," ujar Kasat Reskrim Polwiltabes Surabaya, AKBP Anom Wibowo yang juga datang langsung ke TKP

Setelah mendapatkan kamar, yakni kamar 2104, korban diantar salah satu petugas yang diketahui bernama Teguh untuk menuju ke kamar. Usai mengantar tamunya ke lantai 21, Teguh kembali turun ke ruang lobby. Selanjutnya, ganti Sujatmoko yang juga petugas Kondominium Regency mendatangi kamar korban untuk mengantarkan galon air. Nah, pada saat Sujatmoko masuk ke kamar untuk memasang galon air inilah ia mendapati korban sedang berdiri di balkon kamar. Namun, mengetahui ada petugas yang mengantarkan galon air, korban kembali masuk ke kamar untuk memberi tahu kalau tagihan galon akan dibayar nanti. "Sujatmoko kemudian turun lagi untuk membuatkan bon tagihan," terangnya.

Baru saja menulis bon tagihan di lantai dasar sekitar pukul 10.00 WIB, Sujatmoko dan beberapa karyawan lainnya mendengar kabar kalau ada orang yang terjatuh dari lantai atas. Suara jatuhnya korban yang menimpa pagar besi di roof, begitu keras. Mengetahui ada salah satu tamunya yang terjatuh, pihak Regency lantas melaporkannya ke polisi.
"Kami mendapatkan laporan pukul 10.15 WIB, dan langsung terjun ke lokasi," ucap AKBP Anom Wibowo. Menindak lanjuti laporan tersebut, Polwiltabes Surabaya langsung terjun ke lokasi bersama tim identifikasi untuk melakukan olah TKP. Proses olah TKP juga dibantu tim identifikasi dari Polres Surabaya Selatan. Terkait dengan insiden jatuhnya tamu ini beberapa petugas Kondominium menjalani pemeriksaan di Polwiltabes Surabaya. Serta beberapa anggota keluarga korban juga diperiksa.

Dari pantauan yang dilakukan, beberapa keluarga korban mendatangi langsung lokasi kejadian terjatuhnya Johanes. Diantaranya, adik korban, Rosa Yuliana (39) dan kerabat lainnya. "Saya dikabari kecelakaan," cetus Rosa kepada salah satu tim identifikasi. Sedangkan kerabat korban lainnya membenarkan jika Johanes memang mengalami gangguan jiwa. "Iya. Dia (Johanes) memang sedikit mengalami gangguan jiwa," tandas salah satu kerabatnya.


Ada 0 Komentar Untuk Berita Ini.


Silakan Login untuk kirim komentar Anda.
Kirim Komentar Anda :
*)max. 250 karakter