menu.jpg
 
Es Poeter Verkoper

SurabayaPagi.com – Masih ingatkah anda dengan es poeter yang sempat menjadi favorit masa kecil kita semua? Rasa dan sajian es poeter konon mirip dengan rasa milkshake dari McDonald; namun es puter disajikan agak kental dan sedikit kurang cair. Berdasarkan pengakuan meener londho yang tertera dalam buku Hein Buitenweg "Krokodillenstad" dikatakan, walau proses pembuatannya sederhana dan tidak se-higienis dari saingannya, yakni es krim Zangrandi, es poeter tidak pernah membuat konsumennya sakit perut.

Selain rasa, tatanan gelas-gelas mungil yang berkaki langsing dengan bentuknya yang cantik, kecil, manis tertata semakin tampak unik dan eyecatching. Konon, jaman dulu gelas-gelas seperti dalam foto dibuat untuk jualan es keliling. Jangan lupakan pula gantungan gelas-gelas plastik bening yang terkadang ditambahi kaca bohlam yang diisi air warna-warni yang digantungkan atau istilahnya pating grandul. Benar-benar menarik mata bukan? Walau disajikan dalam bentuk yang menarik mata, harganyapun juga sangatlah murah, segelas saja cuman se-gobang atau sekitar setengah sen tiap gelasnya . Selain itu, ada pula bunyi bel bersuara klinting-klinting yang khas dan merupakan panggilan bagi pelangan setia.

Bunyi klinting atau "Klienting-klientieng" adalah variasi dari suara "kelontong", yang dihasilkan dari alat musik kelontong yang dahulu dipakai oleh pedagang keliling dari etnis Tionghoa untuk memberitahu bahwa mereka telah tiba. Sedangkan dari versi bahasa Belanda, Klinting berasal dari dari kata tingeling, atau kling klang klong.

Tidak beda dengan para penjual keliling lainnya yang serba dipikul, demikian juga para Es Poeter Verkoper melayani pembeli setia dengan keliling dari kampung ke kampung. Seiring perkembangan jaman, pikulan tadi digantikan oleh kereta dorong atau rombong.

Konon, rasa Es puter sekarang tidak seenak es poeter jaman tempo doeloe. Kalaupun pembaca menjumpai, es puter saat ini mengunakan opak cum-cum yang berbentuk cone yang diberi susu kental manis coklat cap bendera merk Frisian Flag. Selian itu ada juga yang disajikan dalan mangkok kecil yang bisa divariasi dengan bisa diisi ketan item, apokat dan mutiara sebagi topping. jo

Surabaya Tempo Doeloe
Mallaby, Memorial Park & Taman...
Nasib Miris Pasukan Gurkha di Sura...
Manuver Mabuk Panser Perang
Kisah Unik Celana Khaki Pejuang
Lebih Dahsyat dari perang Normandia
Senjata Makan Tuan Belanda
Wartawan Muda dan Orator Ulung
Dipicu Tewasnya Brigjen Mallaby
Berawal Dari Tak ada Tempat Untuk ...
Mulai Rombeng Hingga Sayur Mayur
Lambang Freemason & Istilah Si...
Bibit Kaitane Kutho
Cerutu Lebih Bersahabat
Mercusuar Arsitektur Jengki
Dulunya Pangkalan Perahu di Kali K...
Makna Sura Bukannya Hiu, Tapi Bera...
Logo Grup Musik St Caecilia
Vliegveld Darmo
Onthel-pun Bayar Pajak
Iwak Pitihik Paling Dinanti
Mau Berkuasa, Minumlah Susu
Pernah Kerjasama bareng Manajer Th...
Maestro Ludruk Garingan
Winkelstraat 1920
Willemskade - Kawasan Perkantoran
 
 
Copyright © 2012 surabayapagi.com
  Kontak | Tentang Kami | Kode Etik | Disclaimer | RSS Feed  | User Online :  67