menu.jpg
 
Di PP Cantik Ngagel, Tamu Diberi Kancut, tapi ML Masih Bisa

Kasus video porno Ariel “Peterpan” dan Luna Maya ternyata berimbas ke panti pijat (PP) plus-plus di Surabaya. Di PP Cantik Ngagel, misalnya, para tamu diwajibkan mengenakan kancut atau celana dalam. Padahal, biasanya dipijat dengan telanjang bulat. Meski begitu, hal ini tak menghambat tamu untuk mengajak wanita pemijat (teraphist) berhubungan seks di sana.

Lokasi PP Cantik ini dekat Carefour Ngagel, sebelum Hotel Novotel. Tepatnya di pojokan ruko setelah Carefour, ada tulisan “Cantik” di atas pintu. Tempat pijat yang dikelola Erlin Erawati ini termasuk kelas bawah. Tarif room-nya saja cuma Rp 100 ribu. Jika ditambah dengan plus-plus atau making love (ML) hanya Rp 250 ribu. Itu pun sudah all in.

Meski kelas bawah, layanan seks di sini cukup banyak peminatnya. Apalagi, cewek pemijatnya rata-rata ABG. Tak hanya pintar memijat, cewek-cewek muda itu juga lihat oral seks hingga berhubungan badan.

Namun, belakangan ini tamu-tamu yang datang ke sana ekstra hati-hati. Apalagi, Glamour Spa di Jl Tunjungan sudah disidak DPRD Surabaya. Yang agak mengagetkan, tamu yang datang ke PP Cantik diberi kancut warna oranye. Informasinya, itu peraturan baru karena ada selebaran dari polisi setelah kasus video Ariel mencuat belakangan ini.

“Aku sendiri juga heran, kok mau masuk kamar disodorin kancur warna oranye. Kalau semua tamu diharuskan pakai kancut, apa hubungannya dengan kasus Ariel Peterporn? Terus terang aku agak jijik pake celana begitu, karena takut bekas orangg lain. Ya, akhirnya aku pakai CD ku sendiri,” ungkap salah seorang tamu yang enggan disebut namanya.

Awalnya, dia tak percaya peraturan baru itu. Tapi pas dengar tamu sebelah juga diwajibkan memakainya, akhirnya baru percaya. “Tamu sebelah malah sempat ngotot gak mau,” ujarnya sambil tertawa. Saat itu, dia memboking cewek pemijat bernama Widya.

Meski begitu, pria berperawakan agak gemuk ini, tetap masih bisa melakukan ML bersama cewek di sana. “Mosok awak dewe mrene katene pijet thok. Gae opo? Nek mrene yo mesti gitu (making love, red) rek..” cetusnya.

Penelusuran Surabaya Pagi, sejumlah tamu mengaku suka ke PP Cantik, karena layanan ceweknya memuaskan. Tak jauh beda dengan wisma-wisma di lokalisasi Dolly, ceweknya ditempatkan di akuarium. Tinggil pilih cewek seperti apa yang disukai. Setelah itu masuk kamar. Ritual diawali dengan pijat (massage), setelah itu diakhiri dengan ML. n

Berita lainnya
Komik Jokowi Jadi Presiden Beredar...
Jakarta Mencekam
Target Operasi ISIS Bukan Indonesia
Ulama NU Jatim Tolak Pelegalan Abo...
Menhut Serahkan Ijin Konservasi KBS
Hidup Sebatangkara, Andalkan Tunja...
Isi Kemerdekaan dengan Melawan Pro...
Ivana Marelda, Jadi Paskibra Awal...
Dua Capres di Pilpres 2014 yang Me...
Jokowi The Real Marhaen
Pemuda Bersihkan Monumen Tentara P...
Melihat Rumah Lahir Bung Karno di ...
Ijin Alfamart di Surabaya Diduga B...
Bentuk Satgas Cekal ISIS
Pakde Karwo Terbitkan Pergub Laran...
Copyright © 2012 surabayapagi.com
  Kontak | Tentang Kami | Kode Etik | Disclaimer | RSS Feed  | User Online :  97