menu.jpg
 
BUMD PT PJU Dibuat Bancakan Keluarga

SURABAYA – Salah satu BUMD milik Pemprov Jatim PT Petrogas Jatim Utama (PJU) ternyata dijadikan bisnis keluarga yang dikelola sang Direktur Utama. Hal ini menyusul temuan DPRD Jatim yang mengungkap adanya praktek nepotisme di sebuah perusahaan yang dimodali dana APBD ini.

Informasi yang berhasil dihimpun, Direktur Utama PT PJU Abdul Muid ternyata menempatkan anaknya bernama Dyah Widowati sebagai Direktur Utama PT PWJ (Petrogas Wira Jatim) yang tak lain adalah anak perusahaan PT PJU. PT PWJ sendiri mayoritas sahamnya dimiliki oleh PT PJU.
Informasi lain menyebutkan, penempatan Dyah sebagai Dirut PT PWJ itu ternyata dipaksakan. Sebab awal berdiri tahun 2009 lalu, PT PWJ dikomandoi Saiful Hadari. Namun belakangan, posisi Saiful Hadari digeser oleh Dyah Widowati anak kandung Abdul Muid. Di PT PWJ ini, Abdul Muid menjadi komisaris utama.

PT PJU merupakan BUMD milik Pemprov Jatim yang bergerak di bidang migas. PJU memiliki dua anak perusahaan, yakni PT PJU Cendana (Blok Cepu) dan PT PWJ (Blok Sumenep/Santos).

Masuknya nama Dyah Widowati jadi Direktur Utama PT PWJ itu bukan tanpa tujuan. Salah satunya adalah memuluskan bisnis pertambangan swasta yang dikelola oleh seseorang bernama Risang yang tak lain juga anak kandung Abdul Muid.
Risang, dikenal menjadi rekanan PT PWJ yang sehari-harinya tandem dengan seorang direksi PT PWJ bernama Suharyoko.

Temuan ini langsung memantik kecaman dari kalangan DPRD. Anggota Fraksi Persatuan Pembangunan Reformasi (FPPR) Nizar Zahro mengecam keras praktik nepotisme di PT PJU tersebut. Menurutnya, tidak etis jika BUMD yang sebagian besar modalnya berasal dari APBD tapi dalam kenyataannya dibuat bancakan satu keluarga. “Ini sudah tidak benar, masak BUMD dibuat main-main untuk menguntungkan keluarga,” kata Nizar, kemarin.

Boleh saja mereka mengatakan tidak ada aturan yang melarang praktik nepotisme itu, tapi hal ini melanggar azas kepatutan. “Penduduk Jatim itu ada 36 juta lebih, masak tidak ada satu saja orang professional yang bisa jadi direktur di PWJ,” ujar.

Abdul Muid sendiri ketika dihubungi wartawan mengakui Dirut PT PWJ Dyah Widowati adalah salah satu anak kandungnya. “Iya itu anak kandung saya,” ucapnya lirih setelah awalnya membantah. rko

Berita lainnya
Sekdaprov Mbalelo
Awasi Kinerja Sekdaprov
Soal Aset Rp 22 T, BPN Jatim Dicur...
Kebutuhan Rakyat di Akomidir Lewat...
Sekdaprov Kepras Dana Wong Cilik
DPRD dan Sekdaprov Gegeran
Dari Arisan, Lanjut Sistem Tanggun...
BKD Bingung Jumlah PTT Pemprov
Larangan Gubernur Rekrutmen Tenaga...
Soekarwo Dapat Pujian di Silatnas
Dewan Pelototi R-APBD Jatim Rp 22,...
Pakde Deadline Akhir November
KPK Tagih LHKPN Anggota DPRD Jatim
Soekarwo Apresiasi KPK Lakukan Pen...
Gus Ipul Terima Tanda Kehormatan d...
Copyright © 2012 surabayapagi.com
  Kontak | Tentang Kami | Kode Etik | Disclaimer | RSS Feed  | User Online :  117