menu.jpg
 
Rayakan Lulus Unas, Siswa SMA Mesum di Hotel Kenjeran

SURABAYA- Merayakan kegembiraan atas kelulusan ujian nasional (Unas) sah sah saja. Namun jika merayakannya dengan cara berbuat mesum, jelas ini kelewat batas. Nah, pasca pengumam Unas SMA/SMK, sejumlah pasangan anak baru gede (ABG) memenuhi hotel di Pantai Ria Kenjeran (Kenpark) Surabaya. Sementara siswa SMU di Lamongan merayakan kelulusan dengan berbuat mesum di warung internet (warnet). Masya Allah...!

Pantauan Surabaya Pagi sejak Senin (16/5) malam hingga Selasa (17/5) sore, pasangan muda-mudi yang mengendarai sepeda motor dan mobil tampak antri di pintu masuk Kenpark. Wisata di sini memang tergolong murah, yakni Rp 5.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp 7.500 untuk roda empat. Tak heran jika lokasi ini menjadi tujuan muda-mudi untuk pacaran hingga bermesum ria.

Begitu masuk, mereka “mojok” di beberapa tempat strategis. Mulai semak-semak sekitar pacuan kuda hingga 'bilik mesra' sepanjang 100 meter dengan tembok disekat-sekat di bibir pantai. Di tempat ini, mereka berani berciuman hingga adegan hot lainnya.

Tidak hanya itu, motel murah juga diserbu. Bahkan, untuk check in saja harus rela mengantri. Ironisnya, kebanyakan pasangan yang akan check in masih terbilang pasangan belia. Mereka memilih menginap di hotel ini karena tarifnya yang sangat murah. Di motel ini, untuk kamar Melati Fan dan Dahlia Fan hanya Rp 30 ribu untuk 6 jam. Di kamar ini cuma ada fasilitas kipas angin dan kamar mandi dalam. Sedang kamar Mawar Rp 55.000 (AC dan kamar mandi dalam).

“Motel memang murah mas, cuma Rp 30 ribu, tapi tempatnya kotor minta ampun. Habis dibuat gituan (hubungan intim, red) gak dibersihkan,” kata Yanto, salah satu pengunjung saat bertemu Surabaya Pagi di Kenpark.

Tidak hanya itu, pria yang datang bersama pacarnya ini sambil menghisap rokok ini menyarankan jika ingin check in di Sirkuit Hotel. Selain pelayananya enak, tempatnya lebih bersih meskipun lebih mahal sedikit dari Motel, yakni Rp 65 ribu hingga 80 ribu. Di sini sudah dengan fasilitas AC, TV dan kamar mandi dalam.

“Kalau di hotel Sirkuit tempat bersih mas. Emang agak mahal, tapi enak dibandingkan motel yang kotor yang biasanya digunakan anak-anak SMA dan SMP. Saya juga habis dari sana ramai, penuh kamarnya,” tambahnya.

Surabaya Pagi pun mendatangi kedua penginapan tersebut. Sesampainya di tempat parkir yang tidak jauh dari kamar hotel Sirkuit, Surabaya Pagi disambut security berpakaian preman menunjukan tempat parkir. Di tempat parkir ini sudah ada 20 sepeda motor serta 8 mobil. Dengan basa basi Surabaya Pagi memesan kamar. Namum sayang kamarnya penuh (full boked). Terlihat juga ada yang rela mengantri, menunggu kamar kosong.

Lantaran tak mendapat kamar itu pula, ada juga pasangan yang nekat berciuman di depan sambil tangannya memegang (maaf) payudara ceweknya dengan ditutupi jaket. ”Lihat mas banyak yang tidak dapat kamar, akhirnya pada mojok di tempat sepi dan tangannya dimasukkan ke dalam jaket,” ujar Hery salah seorang pengunjung yang sedang datang bersama pacarnya dengan membawa sepeda motor.

Apakah rata-rata yang check in pelajar SMA? Seorang staf hotel tidak berani memastikan. "Saya nggak tahu Mas, kalau mereka pelajar SMA. Asalkan mereka punya KTP ya tidak apa-apa. Tapi kami akan melarang tegas kalau anak di bawah umur check in di sini. Kalau perlu, kami akan meminta KTP laki-laki dan perempuannya. Petugas membatasi usia kelahiran tahun 1986 yang boleh masuk," papar staf ini yang meminta namanya tak disebutkan.

Mesum di Warnet
Sementara di Lamongan, sejumlah siswa SMU kepergok mesum di warnet. Dalih mereka, merayakan kelulusan Unas. Ini terungkap saat aparat Polres Lamongan merazia sejumlah warnet di kota Lamongan, Selasa (17/5). Warnet yang kedapatan untuk mesum itu terlihat di warnet jalan Kombespol M Duriat, atau sekitar 50 meter dari Markas Polres Lamongan.

Ketika petugas masuk ke bilik/room, pasangan ABG itu terlihat asyik berduaan. Bahkan, diantara mereka ada yang terlihat tangan si wanita tengah memegang (maaf) kemaluan si prianya. Sementara tangan si pria memegang dada pasangannya. Sejumlah siswa lainnya juga terlihat sedang berciuman.

Pasangan ABG yang kepergok mesum di warnet ini langsung digiring ke Mapolres Lamongan. "Saya iseng-iseng saja mas, eman membuka situs porno gak dipratekkan. Lagian kita berdua saling suka. Tapi kita tidak melakukan hubungan seks," aku salah seorang siswa SMA ternama di Lamongan kepada Surabaya Pagi, kemarin. “Habis ini mungkin kita jarang ketemu, karena akan kuliah di perguruan tinggi berbeda,” imbuhnya.

Kepala SPK Polres Lamongan Ipda Ruki yang memimpin razia mengatakan pihaknya sementara menutup warnet sampai pemiliknya merubah desain bilik/room. "Saya minta pemiliknya segera merubah desain bilik kalau warnet ini mau beroperasi lagi,” ujarnya. n bi/jr

Berita lainnya
Polda kok Cuma Gerebek Prostitusi ...
Perawani Siswi SMP, Pria Malaysia ...
Semalam, Arek Mojokerto Bunuh Ayah...
Kajari Bojonegoro Dipolisikan
Edarkan Upal, Ibu dan Anak Dituntu...
Karyawan Diskotek 777 Terancam LDH
7 Bulan Ngendon Kasus Penganiayaan...
Lima Pelaku Curat Dibekuk
4 Pemuda Gilir Siswi SMP di Sawah
Lempari Bus, 4 Bonekmania Diamankan
Ingin Punya Motor, ABG Nyolong
Dicurigai Nyolong Sapi, Kadus Nyar...
Curi Pompa Air, Pengantin Baru Dir...
6 Perusak Pesantren YAPI Divonis 3...
Edarkan Pil, Pemuda Mojosari Dicid...
Copyright © 2012 surabayapagi.com
  Kontak | Tentang Kami | Kode Etik | Disclaimer | RSS Feed  | User Online :  90