menu.jpg
 
Calon Pejabat Wanita Foto Bugil

JAKARTA – Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Jatinangor, Bandung, Jawa Barat, kembali “tertampar”, menyusul beredarnya foto gadis telanjang berseragam praja IPDN di dunia maya berpose di depan kaca. Gadis tersebut foto menggunakan kamera handphone. Dari leher hingga kaki terlihat tanpa sehelai benang.

Tentu saja beredarnya foto-foto ini membuat gempar dunia maya, mengingat praja IPDN merupakan calon pejabat ke depan. Foto yang beredar tersebut terdiri dari puluhan foto yang menampilkan seorang gadis manis berseragam IPDN bersama teman-temannya dalam sebuah acara. Setelah itu, gadis yang belum diketahui namanya tersebut berpose setengah bugil. Dia menanggalkan pakaiannya hingga akhirnya bugil secara keseluruhan.

Dalam foto-foto yang beredar di dunia maya, selain foto bugil, gadis yang diduga praja IPDN itu juga memiliki foto dengan pose menggunakan baju-baju mini seperti tank top dan celana pendek ketat, berwarna hitam, hijau dan oranye. Ketika memakai tank top terlihat ciri-ciri gadis tersebut yakni tahi lalat di pipi kiri dan pundak sebelah kanan. Ia berpose sambil tersenyum manis.

Siapa sebenarnya gadis IPDN ini? Sayangnya sejumlah praja senior mengaku tidak mengenal praja yang diduga berfoto bugil. "Saya baru lihat foto ini, terus terang nggak kenal sama praja di foto ini," ujar salah satu Praja S2 IPDN Eko ketika ditemui di Kampus IPDN Jakarta, Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Kamis (28/4).

Ia berkeyakinan foto syur yang beredar di dunia maya tersebut bukanlah praja kampus IPDN di Jakarta. "Saya yakin dia bukan praja di sini, barangkali di Jatinangor, Bandung," ucapnya.

Ia berharap jika benar ada salah satu praja IPDN yang berbuat begitu, pihak kampus harus memberikan hukuman yang setimpal. "Kalau memang benar dia pelakunya dan ketahuan dari ciri-ciri fisik, tentunya harus diberi sanksi berat atau dikeluarkan," tegasnya.

Hanya saja menurut salah satu praja IPDN, yakni Dewi, dia menduga foto telanjang yang diduga praja IPDN berpangkat Nindya Praja. "Kalau difoto ini kelihatannya dia bertingkat III atau setara dengan Nindya Praja, sudah senior. Sepertinya punya balok satu dan bintang dua," ujar Dewi.

Ia menyayangkan jika gadis yang berfoto bugil itu adalah praja IPDN. "Saya juga kaget saat lihat foto ini, saya baru tahu. Kami menyayangkan foto ini tersebar di internet," ujarnya.
Sementara Rektor IPDN I Nyoman Sumaryadi menegaskan, foto wanita berpose bugil yang saat ini marak beredar di dunia maya, bukanlah praja yang tengah kulian di IPDN.

Menurut Nyoman, berbagai kemungkinan bisa saja terjadi soal foto-foto syur wanita yang diduga praja IPDN tersebut. Yang jelas, kata Nyoman, perempuan dalam foto tersebut bukan praja yang saat ini masih kuliah di Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang.

"Menurut saya sebagai pimpinan IPDN, perempuan yang ada dalam foto itu bukan praja IPDN saat ini. Artinya, bukan praja yang sedang kuliah saat ini. Bisa saja itu foto praja angkatan dulu-dulu yang kini sudah lulus,” elaknya.
Selain itu, Nyoman menegaskan, foto itu bisa saja diambil bukan di wilayah kampus IPDN atau tidak sedang dalam masa praja atau bahkan bukan praja IPDN. "Bisa saja itu foto orang lain yang bukan praja IPDN tapi diambil di kampung halamannya dan orang itu memakai atau meminjam seragam praja," kilah Nyoman.
Nyoman menjelaskan, dari hasil pengolahan informasi dengan meneliti gambar-gambar bugil di internet tersebut, pihaknya menilai tubuh yang ada dalam foto itu bisa saja bukan tubuh sesungguhnya, melainkan sebuah patung. "Warna kulit yang terlihat di gambar tidak seperti warna kulit sesungguhnya," tandasnya. n

Berita lainnya
Boking 10 Jam, Dapat Paket Kamar P...
Guru Bahasa Inggris Cabuli 12 Bocah
Pemutihan Denda PKB Mulai 1 Desemb...
Surabaya Menyengat
Suhu Guntur : Louis Bukan Suhu Ben...
Setelah Risma, Ahok dan Ganjar Diu...
Rebut Kembali TPI, Tutut Hadapi Ha...
Ajak 40 Sanak Famili dari Belitung...
Purabaya Normal, Pelabuhan Perak L...
Baru 1.500 Pedagang Teken Surat Pe...
Soal UMK, Pemprov Tunggu Pusat
Warga Surabaya Terancam Keleleran
Polisi Siaga Satu Hadapi Demo BBM
Organda DKI: Tarif Angkot Naik 30...
Waduh, NU Halalkan Aborsi
  Komentar Anda :
  Nama * :   Email * :
  Komentar * :
  » :: Disclaimer
   
Auto Loading Records
Copyright © 2012 surabayapagi.com
  Kontak | Tentang Kami | Kode Etik | Disclaimer | RSS Feed  | User Online :  100