menu.jpg
 
Kapolres Dipusingkan Polwan Ber-Bra

MOJOKERTO (Surabaya Pagi) – Gencarnya pemberitaan Polwan cantik, Briptu Rani Indah Yuni Nugraeni, membuat pusing Kapolres Mojokerto, AKBP Eko Puji Nugroho. Belum juga menemukan jejak janda beranak satu itu, AKBP Eko Puji malah dipanggil Kapolda Jatim Irjen Pol Hadiatmoko. Lebih pusing lagi, foto hot mirip Briptu Rani menyebar lagi. Ia terlihat hanya mengenakan bra.

Foto yang diperoleh wartawan, Kamis (16/5), wanita mirip Briptu Rani itu tiduran di kamar. Sepertinya kamar pribadi, bukan kamar hotel. Sebab, dilihat dari spreinya bukan putih polos seperti kebanyakan di kamar hotel, melainkan bermotif dengan warna dasar merah. Di tempat tidur itu, wanita mirip Briptu Rani hanya mengenakan bra dan celana dalam warna putih.

Tubuhnya terlihat putih bersih dan cukup seksi untuk ukuran Polwan. Hanya saja, tubuhnya agak berlemak, tapi tetap montok. Foto itu sepertinya dijepret sendiri melalui ponsel yang dipegang dengan tangan kanannya. Menariknya, ekspresi wajahnya terlihat nakal seperti gadis ABG (anak baru gede). Lidahnya dikeluarkan sedikit sambil digigit.

Sayangnya, belum ada satupun pihak yang berani mengomentari foto tersebut. Kapolres Mojokerto AKBP Eko Puji Nugroho makin sulit ditemui. Saat hendak dimintai konfirmasi di ruang kerjanya, Kapolres seperti kucing-kucingan dengan awak media. "Mohon maaf, untuk sementara Kapolres masih belum bisa memberikan keterangan di media," ungkap Kasubag Humas Polres Mojokerto, AKP Lilik Achiril Ekawati, kemarin.

Lilik mengaku jika Kapolres dipanggil Kapolda Jawa Timur pagi kemarin. Ini terkait gencarnya pemberitaan Briptu Rani belakangan ini di media massa. Kapolres, lanjut Lilik, juga diperintah Kapolda untuk membawa laporan detil terkait Briptu Rani ini.

"Kapolres masih ke Polda Jatim, beliau dipanggil karena pemberitaan Briptu Rani. Saya tidak berwenang menjawab, karena beliau mengatakan akan menyampaikan sendiri ke rekan-rekan media setelah bertemu Kapolda," tegas Lilik.

Lilik menegaskan Briptu Rani sudah empat kali melakukan pelanggaran disiplin dan dinyatakan DPO (daftar pencarian orang) alias buron. "Ini soal pelanggaran disiplin saja, bukan melakukan tindakan pidana. Sehingga kita hanya mengamankan saja," jelasnya.

Lilik juga membenarkan soal tekanan dari Polda Jatim untuk segera menuntaskan masalah ini. Tapi sejauh ini, lanjut dia, penanganannya masih tetap dipercayakan kepada Polres Mojokerto. "Pressure itu memang ada, tapi sejauh ini kita masih diberi kepercayaan untuk menanganinya," terangnya.

Sebelumnya, Kapolres Mojokerto juga sempat dibuat gerah terkait selentingan tudingan menekan Briptu Rani sehingga yang bersangkutan tidak betah bekerja. "Saya sejatinya juga bingung kenapa Briptu Rani terus berulah. Padahal sanksi tegas berupa sel khusus selama 21 hari sudah kita berikan. Kenapa dan ada faktor apa saya tidak tahu. Kalau dia bilang merasa terpresur, presur yang bagaimana?. Kecuali kalau di sini ada 20 anggota yang kabur itu baru pembinaan kita yang patut dipertanyakan," sergahnya.

Seperti diberitakan anggota Polisi Wanita (Polwan) Polres Mojokerto Briptu Rani Indah Yuni Nugraeni ditetapkan DPO Polres Mojokerto. Pasalnya, putrid Kapolsek Cibeunyeng Kaler, Kota Bandung, Kompol Maedi ini selama tiga bulan meninggalkan tugas. Briptu Rani sendiri mengawali karirnya di Polwil Bojoneggoro tahun 2006 sebelum akhirnya bertugas di Bagian Perencanaan Polres Mojokerto.

Briptu Rani yang masih memiliki seorang putri berusia. 1 tahun 8 bulan ini, sudah bercerai dengan suaminya yang juga anggota polisi, yakni Briptu E yang bertugas di Brimob Polda Jatim. Namun, Briptu E kabarnya dipecat karena melanggar indisipliner.

Sementara itu, rumah kos Briptu Rani di Kelurahan Wonokusumo Gang IV, Kecamatan Mojosari, Mojokerto terlihat sepi aktivitas. Kos-kosan itu berada di belakang Polsek Mojosari dan bersebelahan dengan Kantor Kelurahan Wonokusumo. Informasinya, sejak Briptu Rani menghilang, kos-kosan ini kerap didatangi sejumlah polisi. " Beberapa polisi juga sering kesini untuk mencarinya. Tapi saya tak tahu dia kemana," ujar Eka, salah seorang penghuni kos.

Di mata Eka, Briptu Rani sosok Polwan yang humoris. Bahkan, kerap membantu teman-teman kosnya. Semisal masalah pribadi atau keuangan. "Mbak Rani itu sering bantu teman-teman di sini," akunya. n dw

Berita lainnya
Petani Keberatan BBM Naik
Ancam Bunuh Istri, Tewas Dikeroyok...
Mediasi Buntu, Bos Baleman dan BNI...
10 Tahun Selingkuh, Hakim Tipikor ...
Bedil Polisi Meletus, PN Surabaya ...
Curi Minyak Telon, SPG Dibui 127 H...
Orok Membusuk Di Halte Bus
Pembobol Kantor Pos Digulung
Jembatan Runtuh Timpa 5 Pekerja
Kecanduan Sabu, Ibu RT Dibui
Awas, Rampok Nyamar Pembantu
Perampok Kakap Masih Berkeliaran
KPKNL Salahkan BNI dan PT Baleman
Nyamar Wanita, Unggah Ribuan Foto ...
Ditinggal Nyuci, Balita Tewas di B...
Copyright © 2012 surabayapagi.com
  Kontak | Tentang Kami | Kode Etik | Disclaimer | RSS Feed  | User Online :  154