tumblr visitor
menu.jpg
 
Hotel Bekizaar Aset BUMD dengan Pendekatan Bisnis to Bisnis
Tampak depan Hotel Bekizaar dalam proses pembangunan.

SURABAYA - Hotel Bekizaar milik Pemprov Jawa Timur yang dikelola PT Wira Jatim Group, yang terletak di Jalan Basuki Rahmat sudah memasuki pembangunan fisik sekitar 35 persen. itu sudah memasuki 'pasang kudo-kudo' Topping Off. Diperkirakan, hotel ini akan beroperasi pada Agustus dan di-grand launching pada Oktober 2012 bertepatan dengan Hari jadi Provinsi Jatim. Menurut Dirut PT Wira Jatim Group, Arif Affandi di sela acara Topping Off di hotel tersebut, Jumat (1/6/12) mengatakan, "Hotel Bekizaar berdiri di atas lahan 500 meter dibangun sejak Januari 2012. Ada 8 lantai dan secara fisik sekitar 32 persen dan sekarang Topping Off". Hotel bintang 3 itu menelan anggaran Rp 22 miliar dengan sumber dana dari Wira sekitar 35 persen dan sisanya dari Bank Danamon. "Ini murni dan tanpa APBD. Kita harapkan Agustus sudah soft launching. Dan grand launching pada Oktober bertepatan dengan hari jadi Provinsi Jawa Timur," jelas Arif lagi.

Dengan letak hotel yang strategis, diharapkan dapat menarik pengunjung dari dalam kota maupun luar kota, terutama pebisnis. Meskipun banyak pengelola hotel dari swasta maupun BUMN yang ingin mengelola Hotel Bekizaar, Arif menegaskan, hotel yang mempunyai 84 kamar itu tetap dikelola sendiri. "Lokasinya dekat mal, di tengah kota dan pelayanan pasti kita berikan yang terbaik. Pokoknya orang masuk tidur biar nyenyak. Dan kita akan kelola sendiri (Wira Jatim Group)," terangnya.

Sedang target pengembalian modal (BEP) Rp 22 miliar, mantan Wakil Walikota Surabaya ini berharap dapat kembali pada 6 tahun setelah beroperasi. "Kalau okupansinya rata-rata 60 persen, diharapkan 6 tahun sudah kembali. Kita optimis bisa lebih cepat (BEP)," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf mengaku bangga dengan berdirinya Hotel Bekizaar di aset milik BUMD yang tidak produktif. "Kalau orang dulu biasanya disebut Pasang Kudo-kudo, tapi ben ketok keren bahasane Topping Off. Kita apresiasi dan patut kita dorong, apalagi membangun hotel untuk kebutuhan masyarakat dan akan pentingnya jasa perhotelan," ujar Saifullah Yusuf.

Wagub yang biasa disapa Gus Ipul ini mengatakan, Gubernur Jatim akan menutup BUMD yang masih disubsidi oleh APBD. Katanya, langkah didirikannya Hotel Bekizaar itu merupakan langkah positif untuk mengembangkan BUMD tapa subsidi APBD. "Ini usaha BUMD yang direstui Pak Gubernur untuk mengelola aset-aset dengan pendekatan bisnis to bisnis”. Tegas Arif. (dt)

Berita lainnya
NIM 2 Persen, Aset Bank UMKM Tembu...
Harga Rumah Kelas Menengah Naik
Pakai Harga NJOP, Pengusaha Proper...
Sahid Group Sediakan Dana Rp 1 T
Periksa Status Tanah Sebelum Membe...
XL Raih Best Mobile Data Service A...
22 Bank Dilibatkan dalam Program K...
Pengembang Tak Tertarik Garap Ruma...
Periksa Status Tanah Sebelum Membe...
Double Airbag, Teknologi Baru New ...
Puspa Agro – IKA ITS Kembangkan ...
KPR Menghambat Bisnis Properti Ind...
Jepang Tertarik Pasar Properti Ind...
Fokus Di Properti, PT.Adhi Karya G...
Lengkapi Air Bag, New Xenia Perkua...
Potensi Jawa Timur :
  • Kab. Bangkalan
  • Kab. Banyuwangi
  • Kab. Blitar
  • Kab. Bojonegoro
  • Kab. Bondowoso
  • Kab. Gresik
  • Kab. Jember
  • Kab Jombang
  • Kab. Kediri
  • Kab. Lamongan
  • Kab. Lumajang
  • Kab. Madiun
  • Kab. Magetan
  • Kab. Malang
  • Kab. Mojokerto
  • Kab. Nganjuk
  • Kab. Ngawi
  • Kab. Pamekasan
  • Kab. Pasuruan
  • Kab. Pacitan
  • Kab. Ponorogo
  • Kab. Probolinggo
  • Kab. Sampang
  • Kab. Sidoarjo
  • Kab. Situbondo
  • Kab. Sumenep
  • Kab. Tuban
  • Kab. Tulungagung
  • Kab. Trenggalek
  • Kota Batu
  • Kota Blitar
  • Kota Kediri
  • Kota Madiun
  • Kota Malang
  • Kota Mojokerto
  • Kota Pasuruan
  • Kota Probolinggo
  • Kota Surabaya
  • Copyright © 2012 surabayapagi.com