Copa Del Rey 2012 Barcelona , Kado dan Perpisahan Manis Untuk Guardiola
|
| Sabtu, 26 Mei 2012 | 08:16 WIB |
|
|
|

Xavi Hernandez mengangkat Piala Copa Del Rey
MADRID- Barcelona akhirnya memastikan satu gelar tambahan musim ini: juara Copa del Rey 2012. Berhadapan dengan Athletic Bilbao yang diprediksi akan merepotkan mereka, El Barca tampil trengginas di babak pertama untuk mengunci kemenangan 3-0.
Kemenangan ini merupakan penebus atas kegagalan Barcelona mempertahankan titel juara Primera La Liga Spanyol yang jatuh ke tangan Real Madrid. Dan juga gelar Liga Champions yang melayang ke Chelsea. Ini merupakan trofi ke-26 Barcelona sekaligus menahbiskan diri sebagai pengoleksi terbanyak piala Copa del Rey.
Tak hanya sampai di situ, raihan titel juara ini juga dijadikan sebagai kado perpisahan Josep "Pep" Guardiola buat Barcelona. Gurdiola memutuskan mengundurkan diri pada April lalu, setelah menangani Lionel Messi dan kawan-kawan selama empat musim. Posisi Guardiola pun digantikan oleh asistennya Tito Vilanova.
Dengan tambahan trofi ini semakin mempertegas Guardiola sebagai pelatih tersukses Barcelona sepanjang masa. Kini jumlah gelar yang telah diraih Guardiola bersama Barcelona menjadi 14 titel. Tiga gelar La Liga dan Super Spanyol. Dua titel Liga Champions, Super Eropa, Piala Dunia Antar Klub, serta Copa del Rey.
Selama 90 menit pertandingan Barcelona tampil mendominasi bahkan sudah memimpin pada menit 2. Memanfaatkan tendangan penjuru yang dilepaskan sang kapten, Gerard Pique menanduk bola ke tengah kotak penalti. Javi Martinez gagal mengontrol bola dengan bersih, dan Pedro Rodriguez datang memberi hukuman terlalu awal untuk Bilbao, skor 1-0.
Satu gol sepertinya tak cukup memuaskan Barcelona. Klub asal Catalan itu kembali menambah pundi-pundi golnya di pertandingan tersebut melalui sumbangan Messi dan Rodriguez. Bagi Messi, torehan satu gol di pertandingan krusial ini membuat dirinya mengoleksi 73 gol di sepanjang musim 2011/2012. Gol kedua bersarang ketika Iniesta membaca pergerakan Lionel Messi, mengirimkan umpan terobosan kepada sang mesiah. Dengan satu sentuhan, bola sempat bergulir ke posisi yang tidak menguntungkan. Namun, dengan sedikit terjauh, King Leo masih mampu menembakkannya ke sudut dekat gawang Gorka Iraizoz. 2-0.
Gempuran ke kubu Athletic berlanjut lima menit berselang. Menerima sodoran Xavi Hernandez yang berputar balik di dekat kotak penalti, Pedro Rodriguez sekali lagi mencatatkan namanya di papan skor pada menit 24. Tembakannya dari luar kotak penalti menghunjam ke sudut jauh gawang Gorka Iraizoz.skor 3-0.
Tertinggal tiga gol Bilbao mencoba bangkit dari keterpurukan. Tim arahan Marcelo Bielsa ini mencoba menekan pertahanan Barcelona lewat sektor sayap, namun kelincahan Muniain dan Susaeta mampu dipatahkan Adriano dan Montoya. Tak mampu menembus rapatnya benteng Barcelona, membuat para pemain Bilbao frustrasi.
Di babak kedua, permainan tiki-taka Barcelona yang dipadu akselerasi Messi, Pedro, dan Alexis Sanchez tetap tak mampu dihentikan para pemain Bilbao, sehingga klub asal Basque itu kerap menerima gempuran. Tapi sampai peluit panjang dibunyikan Barcelona tak mampu lagi menambah gol, begitu juga dengan Bilbao yang tak dapat memperkecil keadaan. (tp/sn)