menu.jpg
 
Rusunawa Rp45 M untuk Urban Surabaya

SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur berencana akan membangun tiga unit rumah susun sederhana sewa senilai Rp45 miliar di tiga lokasi berbeda untuk kalangan pekerja.

Ketiga lokasi itu relatif dekat dengan kawasan industri yakni Berbek,Sidoarjo yang merupakan lingkungan PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), di kawasan Sumur Welut, Kota Surabaya dan kawasan proyek Pusat perdagangan Agrobisnis, Jemundo, Sepanjang, Sidoarjo.
Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Jatim, Farich Amin

mengatakan, tiga lokasi proyek rusunawa itu proyek rusunawa itu dinilai cocok bagi kalangan pekerja tersebut. “Sekarang kami telah menyelesaikan detail engineering
design [DED]-nya,” katanya. .

Setelah itu diharapkan bisa segera dilakukan proses lelang. Menurut Farich pembangunan rusunawa tersebut memang untuk memenuhi kebutuhan kalangan pekerja urban di Surabaya dan sekitarnya.

Ketiga proyek itu akan dibiayai oleh alokasi anggaran APBD Jatim. Namun untuk proyek di Sumur Welut akan bekerjasama dengan PT Jamsostek.

Rusunawa SIER akan dibangun di atas arealk seluas sekitar 6.000 m2 dengan satu unit twin block yang berisi 65 kamar tipe 34. Untuk rusunawa Sumur Welut terdiri delapan twin block dengan 640 – 700 unit kamar di lahan seluas 2,8 hektare.

Semetara itu rusun di Puspa Agro Jemundo, terdiri dua twin block rusunawa dengan 76 kamar tipe 34. Total alokasi dana untuk tiga unit rusunawa itu ditaksir mencapai Rp45 miliar dengan masing-masing rusunawa sekitar Rp15 miliar.

“Bila semuanya berjalan lancar maka harapannya pada tahun depan, proyek itu bisa dioperasikan, ” ujar Farich.
Sementara itu Direktur Pengembangan PT SIER, Yoke C Katon mengatakan pihaknya memang telah disurati oleh Pemprov bila ada salah satu tanah yang dikelolanya akan dipakai untuk proyek rusanawa.

Yoke menegaskan manajeman SIER mendukung penuh proyek rusunawa itu, namun mengenai tanah yang akan digunakan mesti dibicarakan dulu. “Proses pelepasan tanah itu mesti melalui forum rapat umum pemegang saham.”

Sebagaimana diketahui Pemprov Jatim merupakan salah satu pemegang saham SIER. Pemegang saham lain pemerintah pusat dan pemerintah kota Surabaya. “Seluruh pemegang saham tersebut juga harus setuju,” kata Yoke. sb

Berita lainnya
Pemkot Bagi-Bagi 10 Ribu Porsi Mak...
Angkasa Pura Melempem Hadapi Monop...
Cuti Bersama 3 Juni, BI Tetap Laya...
Dikaji, Skema Penyerapan Garam Pet...
Genjot Indusrti Hilir dengan Batas...
Puso, Produksi Gabah Turun
Remitansi TKI Jatim Capai Rp 464,1...
Motor China Kembali Menggeliat
Produsen Minuman Jatim Kembangkan ...
3 Anak Perusahaan BUMN IPO di 2012
2012, Mobil Go Green Diharapkan S...
DTC Gelar Shopping Festival
Kadin Jatim Sinergikan UMKM dan In...
Telkom Selesaikan Jaringan Serat O...
BI Targetkan TabunganKu Capai Rp50...
Copyright © 2012 surabayapagi.com
  Kontak | Tentang Kami | Kode Etik | Disclaimer | RSS Feed  | User Online :  57