menu.jpg
 
Sekda jadi Plt Bupati Madiun

Madiun (Surabaya Pagi) – Lowongnya kursi bupati Madiun, membuat Gubernur Jawa Timur Soekarwo menunjuk Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Madiun Soekardi menjadi pelaksana tugas sehari-hari (Plt) bupati setempat yang saat ini kosong karena bupati dan wakil bupati terpilih belum dapat dilantik.

Kepala Bagian Humas dan Protokoler Kabupaten Madiun, Hery Supramono, Rabu (24/7), mengatakan, penunjukkan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jatim Nomor 131/14899/011/2013 tanggal 22 Juli 2013 yang menunjuk Sekda Kabupaten Madiun Soekardi menjadi pelaksana tugas Bupati Madiun mulai tanggal 23 Juli 2013.

"Gubernur telah menunjuk Sekda Kabupaten Madiun untuk menggantikan jabatan Bupati Madiun yang kosong. Bahkan, pasangan bupati dan wakil bupati terpilih, Muhtarom-Iswanto, telah pindah dari rumah dinas ke rumah pribadinya masing-masing," ujar Hery Suparmono.

Menurut dia, keputusan penunjukkan plt bupati tersebut dilakukan karena pemenang Pilkada Kabupaten Madiun 19 Juni 2013, yakni pasangan petahanan Muhtarom-Iswanto, belum dapat dilantik. Hal itu karena adanya gugatan sengketa pilkada dari dua pasangan calon lain ke Mahkamah Konstitusi (MK). Sedangkan masa jabatan petahana berakhir pada 23 Juli 2013.

Akibat gugatan tersebut, gubernur belum bisa memroses pengusulan calon terpilih ke Kemendagri sampai ada putusan MK atas gugatan sengketa itu.

"Sampai saat ini, kami belum tahu tentang keputusan MK. Kalau soal itu, mungkin pihak KPU yang lebih memahami," terang Hery.

Sementara, Sekda Kabupaten Madiun Soekardi membenarkan penunjukkan dirinya sebagai Plt Bupati Madiun. Hal tersebut diketahuinya setelah ada surat kawat dari Kemendagri Nomor T13/35/4813/OTDA dan SK Gubenur Jatim tanggal 22 Juli 2013.

"Ini amanat. Sebagai seorang birokrat ya harus siap sesuai dengan sumpah dan janji jabatan saya," ungkap Sekda Soekardi kepada wartawan. an

Berita lainnya
Imigrasi Perketat Pembuatan Paspor...
Petani Madiun Kesulitan Pupuk
Honorer Tuntut Jadi PNS Tanpa Tes
Desak KP3 Aktif Awasi HET Pupuk
Sosialisasikan Pelarangan Minyak G...
Rencanakan Proyek Jalan Tembus Mad...
9 Mantan Dewan Nunggak Dana TKI Rp...
Komisi C Endus Kebocoran PAD Ijin ...
Naikan Harga Pupuk, KP3 Ancam Sank...
Magetan Ciptakan Surga Bagi Invest...
Pemkot Madiun Mutasi 35 Pejabat
Aktiv Kunker, Walikota Madiun Sera...
Drainase Buruk Jalan Kota Banjir
Usia Tiga Abad, Bupati Wujudkan M...
Ancam Revisi Pengadaan Kain Seraga...
  Komentar Anda :
  Nama * :   Email * :
  Komentar * :
  » :: Disclaimer
   
Auto Loading Records
Copyright © 2012 surabayapagi.com
  Kontak | Tentang Kami | Kode Etik | Disclaimer | RSS Feed  | User Online :  53