tumblr visitor
menu.jpg
 
Diduga Ada Aktor Intelektual, Kejari Didemo Lagi

MOJOKERTO - Sekitar 50 orang yang menyebut kelompoknya Gerakan Rakyat Mojokerto (GERAM), gelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Mojokerto, Senin (8/8) kemarin. Dalam aksinya mereka mendesak Kejaksaan agar tidak tebang pilih dalam menegakan supremasi hukum, terkait maraknya kasus korupsi di Kabupaten Mojokerto.

Demonstrasi dilakukan sekitar pukul 09.30 WIB, dengan membawa sejumlah peralatan seadanya seperti spanduk, kertas karton, dan pengeras suara. Sebelum 10 orang perwakilan massa diterima oleh Kajari untuk melakukan dialog penyampaian aspirasi yang dibawanya, para demonstran melakukan orasi satu persatu. Dilanjuti dengan aksi teaterikal bertema kekuatan yang mempengaruhi penyidik, diantaranya kekuatan politisi, kekuatan yuridis, dan kekuatan ekonomis.

Dalam orasinya, mereka mendesak agar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Mojokerto, tidak tebang pilih, dalam menyidik kasus korupsi seperti kasus penyelewengan dana Bantuan Desa (Bangdes) senilai Rp. 1 Miliar, yang disinyalir dipraktekan oleh Sutopo Kabag Pembangunan Sekretariat Pemkab Mojokerto, Achmad Samsu Irawan alias Wawan (Direktur CV. Musika), dan Jamzuri (pengelola lapangan CV.Musika).

Menurut Sugiantoro (Koordinator aksi) mengatakan, pihaknya mencurigai bila masih ada aktor intelektual dibalik gerakan korupsi dana Bangdes, yang terpublikasikan di media akhir-akhir ini. Pihaknya juga menganggap Kajari sangat tidak koorperatif, bila hanya tiga orang tersebut yang ditahan, sedangkan pihaknya mencurigai masih banyak para pelaku kasus yang tengah membelit kerabat dekatnya Bupati Mustofa Kamal Pasa itu.

“Ada Mr.X yang harus diungkap. Yang jelas aktor intelektualnya masih berkeliaran di luar tahanan. Delik (tindakan pidana) pasti di setting orang yang lebih kuat, diatasnya Sutopo, masih lingkup Leading sector Pemkab,” tegasnya.

Puas berorasi, massa pun menteaterikalkan maksut aspirasinya dengan cara seseorang diantara kelompoknya yang bertubuh besar di ikat dengan tali tampar tiga penjuru, dan lehernya dikalungkan tulisan penyidik, dan digoyang-goyangkan dengan tali yang tertulis Politisi, ekonomis, dan Yuridis yang melambangkan kekuatan yang kerap mempengaruhi penyidik penegak hukum di Mojokerto. Selanjutnya, 10 orang masuk ke dalam berdialog dengan Kajari selama 40 menit, usai itu para demonstran membubarkan diri.

Sementara Kajari Mojokerto Suharto, SH yang didampingi Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Alwi SH dihadapan sepuluh orang perwakilan massa GERAM menjelaskan, pihaknya berterimaksih telah diberikan saran yang positif untuk Kejaksaan. Namun, Kajari menganggap tim penyidik sudah berupaya maksimal dalam menangani kasus tersebut. Pasalnya, obset (yang punya niat) terbukti mengarah kepada tiga orang itu saja.

“Hasil penyidikan kami, hanya mengarah pada tiga orang saja. Kalau pun ada nantinya yang menyusul jadi tersangka, biar pengadilan yang memutuskan. Beda lagi perkaranya. Karena Tiga orang tersangka itu, terbukti melakukan tekanan kepada empat orang kepala Desa yang mendapat dana Bangdes, beberapa waktu lalu,” papar Kajari.

Perlu diketahui, Aksi ini imbas dari kasus korupsi bantuan desa senilai Rp 1 miliar. Masing-masing di Desa Bejijong Kecamatan Trowulan, Desa Kebuntunggul Kecamatan Gondang, Desa Segunung Kecamatan Dlanggu dan Desa Batankrajan Kecamatan Gedeg. Diduga ada pengurangan volume pengerjaan pengaspalan jalan desa tersebut hingga 20 persen. Selain itu, juga adanya ketidakberesan, karena dua CV yang menggarap proyek tersebut, yakni CV Tiga Putra dan CV Cahaya Mulia ternyata bidang mebeler. mj1

Berita lainnya
Berkas Tersangka Ilegal Logging Di...
Komisaris KSU Divonis 2,6 Tahun
Mantan Bacabup Sidoarjo Dijebloska...
Takut Ditelikung, Penetapan Tersan...
Polisi Juga Obok-Obok Pemkab
Kejari Periksa 28 Orang Terkait Ka...
Internet Banking Rawan Kejahatan
Dituntut 2,5 Tahun, Penyelundup Be...
Kasus Montara Dibuka Lagi
Sing Ngerampok Tibakno Kuli Bangun...
Berkas 15 Tersangka Kerusuhan Dili...
Bakul Tahu Dipateni, Sekujur Tubuh...
Tante Yuni Dirampok Rp 55 Juta di ...
Salahkan Perawat, Dokter Sulit Dij...
5 Tahun Ditelantarkan Developer, L...
Potensi Jawa Timur :
  • Kab. Bangkalan
  • Kab. Banyuwangi
  • Kab. Blitar
  • Kab. Bojonegoro
  • Kab. Bondowoso
  • Kab. Gresik
  • Kab. Jember
  • Kab Jombang
  • Kab. Kediri
  • Kab. Lamongan
  • Kab. Lumajang
  • Kab. Madiun
  • Kab. Magetan
  • Kab. Malang
  • Kab. Mojokerto
  • Kab. Nganjuk
  • Kab. Ngawi
  • Kab. Pamekasan
  • Kab. Pasuruan
  • Kab. Pacitan
  • Kab. Ponorogo
  • Kab. Probolinggo
  • Kab. Sampang
  • Kab. Sidoarjo
  • Kab. Situbondo
  • Kab. Sumenep
  • Kab. Tuban
  • Kab. Tulungagung
  • Kab. Trenggalek
  • Kota Batu
  • Kota Blitar
  • Kota Kediri
  • Kota Madiun
  • Kota Malang
  • Kota Mojokerto
  • Kota Pasuruan
  • Kota Probolinggo
  • Kota Surabaya
  • Copyright © 2012 surabayapagi.com