Di Penghujung Musim Hujan, Tetap Siaga Serangan DBD
|
| Jumat, 29 Juni 2012 | 15:19 WIB |
|
|
|

Ilustrasi
JOMBANG – Di Jombang rentang mulai Januari hingga Juni penyakit DBD (Demam Berdarah Dengue) telah memakan korban dua nyawa balita. Korban terakhir adalah Natasya Arin Deswinta, umur 3,5 tahun, warga Desa Pundong, Kecamatan Diwek. Haryo Purwono, Kepala Seksi Pemberantas dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinkes Jombang, Jumat (29/6/12) mengatakan, "Korban Natasya meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Jombang pekan kemarin. Saat ini masih ada satu pasien lagi yang menjalani perawatan,” ujarnya.
Nasih menurut Haryo, sejak Januari hingga Juni ini sudah terdapat 175 pasien DBD. Dari jumlah itu, dua di antaranya meninggal dunia. Kondisi itu lebih tinggi dibanding tahun 2011 lalu. "Pada 2011, mulai Januari hingga Juni penderita DBD sebanyak 173 orang. Dari jumlah itu, satu orang dinyatakan meninggal,” tambahnya.
Untuk itu Haryo mengimbau agar masyarakat tetap menjaga kebersihan meski musim penghujan mulai berakhir. Terutama menutup tempat-tempat yang dijadikan genangan air. Selain itu, Haryo juga berjanji akan terus melakukan pengasapan atau fogging di sejumlah tempat yang dianggap rawan DBD. "Kita sudah mengecek ke Desa Pundong. Dalam waktu dekat ini kami akan menggelar fogging,” pungkasnya. (bam)