menu.jpg
 
Dana BOS Macet, Gus Ipul Ancam Kepsek

SURABAYA - Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengancam kepala sekolah terkait keterlambatan penyerahan laporan penggunaan dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) tahun 2010. Pasalnya, gara-gara ulah Kepsek tersebut, penyaluran BOS 2011 di seluruh Jawa Timur macet.

Gus Ipul mengatakan ada tiga penyebab keterlambatan penyerahan laporan pihak sekolah kepada pemerintah pusat. Yakni karena pihak sekolah belum terbiasa dengan metode baru laporan, ragu-ragu, dan ada juga yang sengaja memperlambatnya. “Untuk yang memperlambat kita usulkan sanksi dan tunggu sanksinya dari Kementrian Pendidikan Nasional,” ancam Gus Ipul, kemarin.

Ditambahkannya, kesalahan Kepsek lebih banyak adalah karena belum terbiasa dengan metode baru pelaporan. Sebelumnya, mereka terbiasa menyerahkan laporan kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jatim. sampai saat ini, pihak sekolah masih baru memahami metode pelaporan dari provinsi tersebut. Sedangkan saat ini, pihak sekolah menggunakan metode laporan dari pusat yang tergolong baru. Mereka masih banyak yang kesulitan dengan perubahan tersebut. “Kita berharap laporannya segera diselesaikan dan diserahkan. Kalau terlambat dan kena sanksi, kita juga yang merugi,” kata dia.

Anggota Komisi E (Kesra) DPRD Jatim Hery Prasetyo mengatakan pihak sekolah seharusnya tidak menjadikan kesulitan adminsitratif berupa pembuatan laporan sebagai alasan. Menurutnya, sosialisasi sudah sering dilakukan kepada pihak sekolah seputar pencairan dana BOS itu. “Tidak ada alasan. Yang lain bisa, kenapa yang 20 kabupaten/kota kok tidak bisa,” tandasnya.

Pihaknya juga sepakat dengan adanya percepatan pencairan. Karena itu, dalam waktu dekat ini Komisi E akan memanggil Dinas Pendidikan Jatim untuk mengetahui bagaimana kondisi dilapangan dan apa solusi yang tepat untuk mempercepat pencairan. “Kami khawatuir dampaknya akan mengganggu kegiatan belajar mengajar di sekolah. Padahal sebentar lagi sudah ada ujian nasional,” kata politisi asal Lumajang ini. arf/rko

Berita lainnya
Pemprov Diingatkan Kawal Anggaran ...
Kepala SKPD Malas Diminta Dievalua...
APBD Jatim 2015 Dipangkas 5%
MTQ Cara Pakde Syiarkan Islam dan ...
DPRD Jatim Stop Proyek The Frontage
Gubernur Yakin Raih Predikat WTP
Jawa Timur Punya Perda Arsip
Badiklat Didik Kepala Desa Manaje...
Durasi Subsidi Angkut Diperpanjang
Pemprov Desak Pusat Bagi Hasil Paj...
Badiklat Genjot Assessment Centre
Rp 6 M untuk Rumah Kumuh
Kades tak Boleh Merasa Lebih Berku...
Lagi, Pakde Mutasi Eselon II dan I...
DPRD Jatim Minta Anggaran SKPD Efe...
  Komentar Anda :
  Nama * :   Email * :
  Komentar * :
  » :: Disclaimer
   
Auto Loading Records
Copyright © 2012 surabayapagi.com
  Kontak | Tentang Kami | Kode Etik | Disclaimer | RSS Feed  | User Online :  117