menu.jpg
 
Jaringan Hotel Aston dan Accor Sama-sama Tambah 40 Hotel Baru

Surabaya (Surabaya Pagi) - Operator hotel terbesar asal Eropa bernama Accor SA berniat mengalokasikan setengah dari properti barunya ke Indonesia dari negara lain di Asia Tenggara terkait dengan tumbuhnya kelas ekonomi menengah.

Perusahaan yang berkantor pusat di Paris itu berencana meningkatkan jumlah propertinya menjadi lebih dari 200 hotel dari posisi saat ini 132 hotel di Asia Tenggara.

Robert Murray, Chief operating officer Accor Northeast and Southeast Asia, mengatakan hotel kelompok usaha itu di Indonesia akan ditambah menjadi 94 hotel dari posisi sekarang 55 hotel. Saat ini jaringan hotel perusahaan termasuk 16 hotel Novotel dan 11 hotel Mercure. Perusahaan juga mengoperasikan jaringan hotel Ibis. "Indonesia adalah China tanpa public relations mereka," tutur Murray, Senin (10/12)

Menurutnya, pertumbuhan kelas ekonomi menengah terus terjadi dan orang Indonesia berwisata terus-menerus. Tahun 2013 Aston International menargetkan membuka 40 hotel baru di berbagai kota di Indonesia untuk memenuhi permintaan kamar hotel yang cukup tinggi.

Seolah tak ingin kalah, jaringan hotel Aston internasional pun sudah ancang-ancang mengembangkna jaringan bisnisnya di Indonesia.

Norbert Vas, Wakil Presiden Penjualan & Pemasaran Aston International, mengatakan potensi investasi di Indonesia cukup memikat hati dan terus berkembang dengan baik khususnya dalam hal manajemen hotel.

"Kami yakin, bisnis hotel terus berkembang didukung dengan tingginya permintaan kamar hotel membuat grup Aston ingin terus mengembangkan manajemen hotel yang ada di Indonesia dan dari 40 hotel, Aston akan membuka hotel bintang empat life style pertama yakni Alana Hotel yang rencananya akan dibuka pada bulan Februari di Seminyak Bali," katanya.

Menurutnya, beberapa hotel bintang empat Aston dan bintang tiga Aston City Hotel rencananya akan dibuka di Belitung, Bekasi, Bojonegoro, Jambi, Jember, Kupang, Lampung, Madiun dan Solo, dan satu hotel trendi bintang tiga Quest Hotel di Yogyakarta.

Selain itu beberapa hotel dengan layanan terpilih Favehotel serta hotel layanan terpilih unggulan Hotel NEO sebanyak 9 di Jakarta, lima di Bali dan daerah lainnya seperti Balikpapan, Bandung, Lampung, Malang, Medan, Palembang, Samarinda dan Semarang.

"Pembukaan seluruh hotel juga sekaligus terus mengembangkan brand utama kelas atas dari Aston yaitu Grand Aston, Aston, dan Aston City Hotel di Indonesia," ujarnya

Selain itu, lanjutnya, grup Aston juga fokus dalam pengembangan segmen hotel bujet di Indonesia yang mana saat ini telah beroperasi 16 Favehotel dengan rencana membuka 27 fave dan Hotel Neo lainnya tahun 2013.

"Kami juga berencana pengembangan lainnya selain tahun 2013 yaitu rencana pembukaan hotel lebih dari 30 hotel pada tahun 2014 dan 2015 mendatang," katanya. Tercatat lebih dari 60 hotel telah beroperasi di Indonesia dengan rencana pembangunan lebih dari 12.000 kamar. bg/sh

Berita lainnya
Bisnis Perkantoran, Laba Intiland ...
Pengamat: Anggaran Kecil, Perumaha...
MyHalal, Siap Globalkan Produk Mak...
Lonjakan Trafik Lebaran, Smartfren...
Rumah Bersubsidi: Skema FLPP Atau ...
Sasar Indonesia Timur, Batik Air T...
Kemenpera Semakin Aktif Songsong L...
KPK Tahan Tangan Kanan Akil Mochtar
Terbukti, Koperasi dan UKM Mencega...
Segala Macam Kain Batik Diskon 50%
Gelar Pasar Rakyat Untuk Penuhi Ke...
Tingkatkan Produktivitas Lahan Tem...
Pasca Pilpres, Ciputra Garap Proye...
Dongkrak Bisnis, Orang Asing Bisa ...
Lion Air, Tambah Penerbangan Batam...
Copyright © 2012 surabayapagi.com
  Kontak | Tentang Kami | Kode Etik | Disclaimer | RSS Feed  | User Online :  109