menu.jpg
 
Kamar Hotel di Pantai Ria Kenjeran Identik di gang Dolly

Bu Risma – Pak Bambang, kita sama-sama tahu apa makna wisata pantai?. Apakah Pantai Ria Kenjeran layak menyandang predikat itu?. Saya menjawab bukan. Setelah melihat sendiri kondisi Pantai Ria Kenjeran, saya menilai, lokasi ini sudah tidak seperti Wisata Bahari Lamongan (WBL) tidak ubahnya lokalisasi mesum di gang Dolly, Jarak, Kremil dan Gunung Kembar Benowo Tandes.

Bedanya bila di gang Dolly, Njarak, Kremil dan Gunung Kembar, pemilik kamar menyediakan PSK (Pekerja Seks Komersial), sedangkan di Pantai Ria Kenjeran, hanya menyiapkan kamar-kamar yang siap untuk bermain esek-esek siapa saja.

Luas kamar di Pantai Ria Kenjeran juga kecil tak beda dengan kamar yang disewakan pengelola wisma-wisma di gang Dolly. Bahkan untuk ukuran kebersihan dan kenyamanan, kamar di wisma-wisma gang Dolly, kata sejumlah pria hidung belang, lebih nyaman di gang Dolly. Tapi kenapa kamar hotel di Pantai Ria Kenjeran, laris manis seperti pisang goreng?

Kata beberapa pemuda, di Pantai Ria Kenjeran, jauh dari pusat kota Surabaya. Letaknya kurang lebih 10 km dari balai kota. Kata sejumlah pemuda, di Pantai Ria Kenjeran, tidak ada panorama indah seperti di WBL atau Pelabuhan Ratu. Pantai Ria Kenjeran panas. “kelebihan” di Pantai Ria Kenjeran, pemuda atau lelaki hidung belang ‘’bisa ngumpet’’ dengan lebih ’’aman’’ dibanding hotel short-time di pusat kota. Aspek keamanan, meliputi nyaman dan strategis untuk menjebak perempuan-perempuan baik-baik, sejak pagi sampai malam hari.

Mengapa begitu? Pengelolanya, Setiadi Yudho, warga keturunan yang dikenal sebagai pengusaha hotel Pasar Besar dan beberapa hotel lain. Semuanya kelas melati dan dijual short-time.

Bu Risma-Pak Bambang, sebagai salah satu aset milik Pemkot Surabaya, sayang lokasi di ujung timur kota Surabaya itu dijadikan tempat meseum. Dalam agama, pemilik aset, bisa terkena imbasnya, di dunia dan akherat.

Bu Risma, anda adalah perempuan. Anda akademisi. Anda sebelum ini juga duduk di Bapekot. Praktis, Anda bisa melakukan rekayasa ulang terhadap pengelolaan Pantai Ria Kenjeran. Meski Anda bukan asli arek Suroboyo, anda punya reputasi bagus sebagai pengelola kota yang memikirkan kemaslahatan. Salah satu contoh, pendirian taman-taman kota yang dulu tidak terawat. Berkat sentuhan dingin Anda, taman-taman kota yang dulu pernah dijadikan SPBU dan lapangan tidak terawat, kini sudah dirasakan oleh warga kota sebagai wisata budaya atau wisata alam di pusat kota. Ini sebagai sumbangsih Anda terhadap warga kota. Termasuk anak-anak muda.

Bu Risma- Pak Bambang, suatu saat kita bisa jalan bareng melihat lokasi Pantai Ria Kenjeran. Anda pasti akan mengelus dada. Terutama bila sore menjelang malam. Bahkan siang. Apa? Anak-anak sekolah keluar masuk pantai ria kenjeran memakai seragam atau berjacket. Bahkan diantaranya menyewa kamar.

Apakah Anda berdua setuju, Pantai Ria Kenjeran dalam kondisi seperti sekarang. Kalau Anda tidak merombak atau mencabut ijin pengelolaannya, Anda kalah kreatif dengan Bupati Lamongan Masfuk. Di Lamongan, ada WBL, tapi penyelenggara membangun hotel dan cottage untuk konsumsi keluarga. Selain luas, ruangan nyaman dan bersih, harganya pun sama dengan hotel bintang 3. Demikian juga pesanan kamarnya dapat dipesan melalui travel agent. Di Pantai Ria Kenjeran, pesanan langsung di lokasi. Pemesan mendapat kunci dan handuk kumal. Dan kamarnya, bukan untuk istirahat suatu keluarga. Kamar yang rata-rata berukuran 2,5 x 3 meter, kata beberapa pemuda, tak ubahnya seperti kamar di lokasi prostitusi Dolly dan Gunung kembar atau Spa-spa di pusat kota. (bersambung, tatangistiawan@gmail.com)

Berita lainnya
Jonan Klaim Profesional, tapi Berp...
PT KAI, Terlibat Sengketa dengan P...
Legal Standing Pdt Aswin Lemah, Ke...
Kompol Simamora, ikuti Disertasi K...
Kompol Simamora, juga Dilaporkan ...
Kompol Simamora, Aneh-aneh, Pemals...
Penyidik Unit Susila Polda Jatim S...
Menguak Konflik Keluarga Pdt Abrah...
Carilah Pendeta Panutan, Bukan Sew...
Gandeng KPK, Bisa Jadi Anda akan U...
Ancam Investor, Gandeng KPK, Penc...
Secara Hukum, Risma tak Bisa Batal...
Menyoal Penahanan Pdt Ir. Sujarwo,...
Ironi Hukum, Sama-sama Disangka Pe...
Penyidik Perkara Bethany Diduga Di...
Copyright © 2012 surabayapagi.com
  Kontak | Tentang Kami | Kode Etik | Disclaimer | RSS Feed  | User Online :  141