menu.jpg
 
Asuransi BAJ Bangkrut, Nasabah Mengeluh

SIDOARJO – Nasabah Perusahaan Asuransi Bumi Asih Jaya (BAJ) cabang Sidoarjo kini resah. Mereka mengaku sulit menarik kembali uangnya yang sudah terlanjur ditanam di perusahaan asuransi tersebut. Setidaknya, informasi ini diungkap seorang nasabah yang meminta identitasnya dirahasiakan. “Saya kesulitan mau menarik uang saya di Asuransi Bumi Asih Jaya,” kata sumber tersebut, Rabu (15/6).

Sumber mengungkapkan, dirinya terpaksa menarik kembali polis yang sudah terlanjur ditanam, lantaran mendengar informasi bahwa perusahaan asuransi tersebut telah bangkrut. Namun selama sekitar tiga bulan mengurus, uang polis itu tak jelas kapan cairnya. ”Sebenarnya polis saya tidak terlalu besar. Tapi bagi saya uang segitu lumayan banyak. Bahkan mungkin saja masih banyak nasabah lain yang polisnya jauh lebih
besar dan kesulitan menarik uangnya dari Bumi Asih Jaya,” tukasnya.

Kembali disampaikan sumber, dirinya menjadi nasabah BAJ sejak sekitar
2,5 tahun silam. Keputusan itu diambil setelah dirinya diyakinkan seorang sales yang mengatakan Asuransi BAJ adalah perusahaan sehat. Namun dari keterangan sales itu pula, ia dapat informasi bahwa kondisi BAJ saat ini BAJ sedang tidak sehat hingga memintanya untuk menarik polis. ”Sebaiknya polisnya cepat ditarik saja Pak. Soalnya Bumi Asih Jaya sekarang sudah tidak sehat,” ujarnya menirukan keterangan sales.

Sejak itulah, sumber mulai berusaha menarik polisnya dari Asuransi BAJ. Namun usaha itu ternyata tak gampang. Saat mengurus di Kantor Asuransi BAJ cabang Sidoarjo, oleh petugasnya, sumber diarahkan untuk mengurus di Asuransi BAJ cabang Jatim di Surabaya. “Tapi ketika saya urus kesana (Kantor BAJ Jatim,Red), oleh petugasnya saya diminta mengurusnya ke kantor pusat di Jakarta. Wong mau mengurus uang segitu aja sulitnya minta ampun,” gerutunya.

Lantaran sikap itulah, masih kata sumber, dirinya merasa Asuransi BAJ
memang benar-benar sudah bangkrut. Untuk menarik polis yang nilainya tak terlalu besar, sumber mengaku sangat sulit. Bahkan bisa dipastikan, nasib itu juga dialami ratusan atau bahkan ribuan nasabah Asuransi BAJ lainnya, yang nilai polisnya jauh lebih besar daripada yang ditanam sumber. ”Saya sangat yakin, nasabah-nasabah Bumi Asih Jaya yang lain juga mengalami nasib seperti saya,” ungkapnya.

Benarkan Asuransi BAJ sudah bangkrut? Keterangan terkait tudingan ini belum diperoleh dari pihak Asuransi BAJ. Saat wartawan koran ini mendatangi Kantor Asuransi BAJ cabang Sidoarjo di Kompleks Ruko Jalan Yos Sudarso 3A, Sidoarjo sekitar pukul 14.00 WIB, kantor tersebut ternyata dalam keadaan tertutup. Pintu harmonika yang berwarna hijau sudah tertutup rapat. Sementara, sebuah lampu bohlam di depannya dalam keadaan menyala. Tak ada tanda-tanda aktivitas sama sekali. Seorang warga bernama Fahrurrozy mengatakan, Kantor cabang Asuransi BAJ memang jarang buka. Andai pun buka, hanya sekitar 2-3 jam saja.

“Kadang buka jam 08.00 pagi, tapi kadang-kadang jam 10.00 mulai buka.
Tapi hanya sekitar 2-3 jam sudah tutup lagi. Kalau jam kerja normal
seharusnya kantor buka mulai jam 07.00 pagi, kemudian tutup sekitar
pukul 16.00-17.00 WIB. Nggak tahu kenapa kok seperti itu,” bebernya.
ded

Berita lainnya
Catat rekor MURI lewat Barang Bekas
Replika Tugu Pahlawan Raih Rekor ...
Banyak Daerah tak Miliki Early War...
Satlantas Terapkan Teguran Simpati...
22 Kabupaten Jatim Rawan Longsor
Terkubur Longsor, Ibu Hamil 9 Bula...
Rebut Bekas Air Jokowi
Batik Jokotole Bangkalan Merambah ...
Tomcat Kembali Serang Warga Suraba...
Warga Dolly: Mana Janjimu
Ribuan Buruh Bekasi Terancam PHK...
Inggris Buka British Council di Su...
Ibadah Haji Lansia Diperketat
Satgas TNI Cantik Dikirim ke Leban...
Emoh Bayar Rp 781 M, Ical Bakal Di...
  Komentar Anda :
  Nama * :   Email * :
  Komentar * :
  » :: Disclaimer
   
Auto Loading Records
Copyright © 2012 surabayapagi.com
  Kontak | Tentang Kami | Kode Etik | Disclaimer | RSS Feed  | User Online :  61