menu.jpg
 
Tangani Perkara, Terapkan Sistem On Line

Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya terus berupaya untuk memperbaiki citranya di masyarakat. Salah satunya, dengan berupaya memberantas keberadaan makelar kasus yang dianggap sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas carut marut penegakan hukum di Indonesia. Lantas apa upaya yang dilakukan Kejari Surabaya?

Uciek Asih, KEJARI SURABAYA

TERTANGGAL 4 April 2011 kemarin, masyarakat bisa mengakses setiap kasus yang ditangani Kejari Surabaya terutama kasus pidana umum (pidum). Sejak Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) diterima Kejari, masyarakat langsung bisa mengakses sampai sejauh mana perkembangan kasus tersebut.

Apabila sebelumnya, kita harus mendatangi Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menangani setiap perkara hanya untuk menanyakan perkembangan kasus maka mulai saat ini kita cukup mengirimkan Short Massage Service (SMS) ke nomor 082131001000 atau cukup klik www.kejari-surabaya.go.id.

“Sistem informasi penanganan perkara tindak pidana umum ini merupakan sarana yang sangat penting untuk mempercepat proses penyaluran informasi penanganan perkara kepada masyarakat,” ujar Kepala Kejari Surabaya Fadil Zumhanan, kemarin.
Selain itu lanjut Fadil, dengan adanya sistem On Line ini paling tidak bisa mengurangi makelar kasus (markus) berkeliaran di institusi yang ia pimpin, sebab masyarakat tidak harus datang atau menemui Jaksa untuk menanyakan perkembangan perkaranya.

“Saya tegaskan, kita tidak menerima tamu siapapun yang berhubungan dengan perkara. Kalau mau tanya perkara silahkan saja sms ke nomor yang saya sebut tadi,” tambahnya.

Fadil juga meminta, apabila ada keluhan atau apapun itu bentuknya tentang pelayanan di Kejari Surabaya maka ia minta pada masyarakat untuk mengadukannya dengan mengirimkan SMS. “Ada tiga operator yang kita siapkan untuk melayani 24 jam. Jadi, apapun itu keluhan-keluhannya, silahkan saja sms saja,” imbuhnya.

Sementara Kasi Pidum Kejari Surabaya Setyo Pranoto menyatakan sistem pelayanan On Line ini merupakan yang pertama di Indonesia. Dimana, masyarakat bisa mengakses dengan transparan mulai dari kasus yang masuk, sejauh mana perkembangannya sampai terkait barang bukti yang masuk ke Kejaksaan.
Sistem On Line ini mempunyai fungsi eksternal dan fungsi internal. Fungsi eksternal untuk membuka akses informasi kepada masyarakat dan diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat tentang perkara pidum, sehingga dalam tugas dan kewenangannya dapat menjamin transparansi dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.
“Selain itu untuk fungsi internal adalah sebagai sarana kontrol dan pengawasan serta mempercepat proses penyaluran informasi kepada para jaksa dan staf sehingga diharapkan dalam melaksanakan tugasnay sesuai dengan prosedur dan tata kerja Kejaksaan sesuai dengan motto Kejari Surabaya yakni bekerja cermat, tepat dan tuntas,” tegas Setyo.

Berita lainnya
Perusahaan Dimerger, Karyawan Fina...
Jadi First Lady, Bagaimana Perasaa...
Kompol Simamora Berlebihan
KBS Tambah Bayi Anoa
Rekonstruksi Bethany Ricuh
Harta, Saiful Ilah - Sambari Berli...
Penataan Videotron Masih Rusak Lin...
Bapak Bethany Tersangka
Tokoh NU Juga Gundah Atasi FPI
Mau Lengser, SBY Unjuk Kekuatan
Buruh Minta Upah Naik 30%
Sukses Korban Lapindo Bisnis Pepay...
Pdt Aswin Dilawan
Gandeng Korsel, Produksi Pesawat T...
Pdt Aswin Mbalelo
Copyright © 2012 surabayapagi.com
  Kontak | Tentang Kami | Kode Etik | Disclaimer | RSS Feed  | User Online :  117