Laporan Langsung
Raditya Mohammer Khadaffi
Dari München, Jerman
Sabtu (19/5) malam nanti atau Minggu (20/5) dini hari nanti WIB, partai final Liga Champions Eropa yang akan digelar di Fußball Arena München siap menentukan siapa yang terbaik. Baik secara klub atau secara prestisius yang mempertemukan dua negara ‘klasik’ di dalam sepakbola. FC Bayern München mewakili Jerman, diuntungkan juga bermain di ‘rumah sendiri’ di Allianz Arena (Fußball Arena) dan FC Chelsea yang mewakili dari ranah Inggris. Siapakah yang membuktikan dirinya bisa membawa pulang piala ke ‘rumah’ sesungguhnya. Ja, ist Finale Dahoam!
Bayern München berpeluang menjadi satu-satunya tim dalam sejarah Liga Champions yang mampu juara di tanah sendiri. Yah, sekarang atau tidak sama sekali!
"Di musim 2012 ini, final Liga Champions akan diselenggarakan di Allianz Arena. Dan kami ingin berada di sana!" Kalimat tersebut keluar dari mulut presiden Uli Hoeness jauh sebelum klub lolos ke final. Dan terbukti, ucapannya itu memang benar adanya kalau klub benar-benar sanggup melaju sampai partai puncak. Luar biasa!
Namun bagi kedua tim, kemenangan adalah sebuah pencapaian yang tak ternilai harganya, apalagi bagi Bayern, yang sudah bertahun-tahun tak lagi menambah koleksi gelar Eropa, sekarang atau tidak sama sekali mereka mencap tanda prestasi terbaru dalam sejarah. Sementara Chelsea bisa menjadikan edisi sekarang sebagai debut titel mereka di ajang terbaik Seantero Benua Biru ini.
Bagi kedua tim, lolos ke final tidaklah mudah. Sejak memasuki babak perdelepan final, favorit di kalangan pengamat sepakbola di dunia, bakal mempertontonkan el clasico Real Madrid melawan Barcelona di laga puncak. Namun diluar dugaan, Chelsea bisa meredam permainan tiki-taka Barcelona dan dibuat malu di depan pendukungnya sendiri dengan pola permainan catencaccio-nya Roberto Di Matteo yang tak lain seorang Italiano. Well, menghadapi anak-anak Bavaria nanti di final, bagi Di Matteo, sama saja melawan ‘tuan rumah’ Bayern. Meski status final itu adalah netral.
“Yang kami takutkan adalah semangat pemain Bayern dan dukungan moril dari dalam rumahnya sendiri. Tapi kami akan bermain seperti saat menyingkirkan Barcelona di semifinal,” kata Roberto Di Matteo, seperti diberitakan harian lokal Jerman Abendzeitung, Jumat (18/5) kemarin.
Sementara bagi Die Bayern, dukungan besar untuk meraih kemenangan dari semua kalangan. Seperti yang saya pantau di seluruh wilayah kota München, semuanya 100 persen mendukung Bayern München. Bahkan di Olympiapark, yang saat ini sedang digelar Champions Festival, juga akan diadakan public viewing atau istilah Indonesia-nya Nobar (Nonton Bareng) dan diprediksi 72.000 fans Bayern yang akan tumpek blek.
Dengan dijual 29,99 Euro (atau jika 1 kurs Euro sebesar Rp 12,500, sekitar Rp 375,000), seluruh fans yang tidak kebagian nonton langsung di Allianz Arena bisa bersama-sama memberikan dukungan kepada FC Bayern. “Saya datang dari Malaysia, datang ke München hanya untuk final ini. Saya yakin München bisa juara,” kata M. Irwan Jamaluddin, 28 tahun, ketika ditemui saat dirinya sedang mengantri di fanshop FC Bayern, kemarin.
Meski begitu, punggawa Bayern sekaligus jenderal lapangan tengahnya Bastian Schweinsteiger, di final nanti hal sesuatu bisa terjadi. Basti—sapaan Schweinsteiger—mengungkapkan optimis bisa memenangkan pertandingan. “Chelsea tim yang hebat, mereka mampu mengalahkan tim terbaik dunia saat ini (Barcelona, red) tapi kita adalah tim yang terbaik dari yang terbaik di dunia saat ini,” optimis Basti.
Sementara Frank Lampard, saat ditemui di Mandarin Hotel, München Jumat (18/5) kemarin, partai final yang paling menentukan adalah pada posisi tengah. “Nanti pertempuran lapangan tengah. Siapa yang bisa bertahan, itulah yang akan unggul. Kita sudah melihat permainan Bayern saat final (Piala) German kemarin,” kata Lampard.
Namun bagaimana peluang dan prediksi kedua tim untuk bisa memenangkan partai prestisius nanti?
Mantan pelatih Bayer Leverkusen, Christoph Daum percaya kalau pemenangnya akan jatuh pada FC Bayern. “Tapi Bayern menang melalui pertandigan extra-time. Skor normal 1-1 pun itu realistis. Karena mereka berdua kehilangan beberapa pemain kuncinya, dan melihat bertahan Chelsea sangat rapat, akan sulit Bayern bisa menembus. Itulah tipikal penyerang Bayern yang akan kesulitan menembus kokohnya tembok,” prediksi Daum, kemarin.
Berbeda dengan mantan pelatin Bayern München yang mengantarkan Die Bayern meraih gelar keempat pada tahun 2001, Ottmar Hitzfield. Dirinya memprediksi Bayern akan menang 2-0. “Bayern favorit, dan secara ditiap lini mereka lebih baik dari Chelsea. Dan ketambahan bermain di kandang sendiri, ini sebuah keuntungan,” ulasnya.
Sementara dari bursa taruhan dunia, baik dari Asianbookie.com, William Hill dan Bwin.com, menjagoka ‘tuan rumah’ FC Bayern München meraih kemenangan. Asian handicapnya sendiri, oleh pasar asia dipasang sekitar perbandingan 0 banding 3/4 atau Bayern ngevoor 3/4 bola. Dimana peluang kemenangan berakhirnya Bayern menang tipis.
Bahkan ulasan di forum Asianbookie, yang berasal dari seluruh dunia, menjagokan Philipp Lahm dkk bisa memenangkan pertandingan dengan skor 2-1. “Skor 2-1 adalah favorit. Dan sangat realistis untuk bisa terjadi,” kata seorang analis di forum tersebut.
Sementara bandar taruhan terbesar di Inggris, William Hill, dengan perbandingan 4/5, mereka menjagokan Bayern ketimbang Chelsea yang hanya 7/2. Dimana dari 4 orang pemasang, 5 orang yang berani menargetkan menang.
So, secara pribadi, melihat situasi kedua tim dan suasana di kota München, ‘tuan rumah’ FC Bayern akan memenangkan pertandingan. Skor pun akan berakhir 2-1 untuk kemenangan FC Hollywood. (radityakhadaffi@gmail.com)
Perkiraan Susunan Pemain:
FC Bayern München: 1-Manuel Neuer; 13-Rafinha, 17-Jerome Boateng, 44-Anatolyi Tymoshchuk, 21-Philipp Lahm; 31-Bastian Schweinsteiger, 39-Toni Kroos, 25-Thomas Mueller, 10-Arjen Robben, 7-Franck Ribery; 33-Mario Gomez.
Chelsea: 1-Petr Cech; 19-Paulo Ferreira, 4-David Luiz, 24-Gary Cahill, 3-Ashley Cole; 8-Frank Lampard, 15-Florent Malouda, 12-John Obi Mikel, 17-Jose Bosingwa, 10-Juan Mata; 11-Didier Drogba