Butuh Uang Untuk Biaya Sekolah, Ayah Jual Pil Koplo
|
| Senin, 9 Juli 2012 | 15:50 WIB |
|
|
|

Ilustrasi
MOJOKERTO – Seorang pria yang sehari hari berprofesi sebagai sopir pengiriman sapi ke beberapa pasar hewan di Mojokerto di tangkap anggota Satreskoba Polres Mojokerto karena tertangkap tangan mengedarkan pil koplo. Pria yang bernama Sugiarno (36) warga Kecamatan Balongbendo Sidoarjo menbawa 20 ribu pil koplo. "Tersangka kita tangkap di Desa Ngrame, Kecamatan Pungging, Mojokerto saat menunggu pembeli," ungkap AKP Saibuddin, Kasatnarkoba Polres Mojokerto, Senin (9/8/12).
Tersangka tertangkap setelah hendak menyerahkan barang haram itu di pos kamling. Setelah digeledah, barang bukti sebanyak 20 ribu butir pil koplo serta satu unit HP merk Nokia langsung disita.
Dihadapan penyidik, Sugiarno nekat menjual pil koplo itu lantaran tak ada biaya lagi untuk kebutuhan pendidikan anaknya yang mulai masuk SD. "Ya karena saya butuh uang buat anak saya masuk sekolah SD, buat beli seragam dan buku-bukunya. Kalau tak begini, tak ada penghasilan," ujarnya.
Ia menambahkan, jika dirinya membeli koplo per 1000 butir dengan harga Rp 220 ribu dan dijual lagi seharga Rp 250. Jika terjual semua, Sugiarno mendapat untung Rp 600 ribu. Itu pun dibagi dengan teman saya yang sudah kabur. Akibat perbuatan ini, keduanya dijerat pasal 197 UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan RI dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun. (dk)