3 Hari Mengilang, Tewas Tergantung di Pohon
|
| Rabu, 27 Juni 2012 | 03:02 WIB |
|
|
|
PONOROGO- Tiga tak ada kabarnya karena pergi tanpa pamit, Katimin (55) ditemukan tewas tergantung di pohon jambu di Desa Karanglo Kidul, Jambon, Kabupaten Ponorogo, Selasa (26/6). Usut punya usut, pria ini nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri karena tak kuasa melihat anak kandungnya menderita penyakit epilepsi.
Korban pertama kali diketahui oleh Slamet (32)m anaknya sendiri saat pulang dari shalat Subuh. Ketika itu, Slamet kaget bukan kepalang setelah mengetahui bapaknya tewas tergantung diatas pohon jambu milik tetangga. “Bapak memang sudah tiga hari tak pulang. Dia juga nggak makan. Setelah saya cari kemana-mana ternyata saya temukan sudah meninggal,” ujarnya.
Informasi dari sejumlah warga, Katimin mengalami depresi karena memikirkan penyakit epilepsi yang diderita Slamet tak kunjung sembuh. Sementara itu, Suharianto perangkat desa setempat mengatakan, sebelumnya korban pernah berusaha mengakhiri hidupnya dengan minum racun. Namun nyawa Katimin tertolong setelah mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit Aisyah, Ponorogo. “Tiga bulan yang lalu dia pernah berusaha bunuh diri dengan minum racun serangga, namun bisa diselamatkan,” ucap Suharianto.
Suharianto mengaku, beberapa hari yang lalu sempat ketemu korban disawah, dan menyapanya,namun korban sudah tidak membalas sapaannya. Sementara itu AKBP Yuda Gustawan Kapolres Ponorogo melalui AKP Bambang Untoro Kasubag Humas Polres mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan bersama petugas medis Puskesmas Jambon. Namun ditubuh korban tidak ditemui tanda-tanda penganiayaan, sehingga jenazah langsung diserahkan kepada keluarga tidak melalui visum. n sa