menu.jpg
 
Unsur Melawan Hukum dalam UU Tipikor

Pertanyaan :

Pengasuh Rubrik Klinik Hukum Yth, saya adalah mahasiswa Fakultas Hukum pengamat berita-berita tindak pidana korupsi melalui Mass Media. Saya menjadi bingung dan mohon penjelasan Ibu tentang penerapan pasal-pasal Tindak Pidana Korupsi, khususnya ketentuan pasal 2 dan 3 UUTPK yang biasanya selalu dipakai atau di juncto kan. Apakah nanti dalam pembuktiannya sama atau berbeda, terutama dalam unsur melawan hukumnya yang sering dipakai untuk membebaskan terdakwa TPK.

Hartono S
Surabaya

Jawaban :

Sdr Hartono Yth. Sebagai mahasiswa Hukum tentunya sdr masih ingat bahwa dalam tindak pidana yang dibuktikan dipersidangan adalah unsur-unsur tertulisnya. Demikian halnya dengan pembuktian TPK apakah menyangkut pasal 2 nya ataukah pasal 3 nya.

Dalam pasal 2 UUTPK, unsur melawan Hukum memang tertulis dengan jelas pada awal rumusan delik. Dengan demikian unsur melawan hukum tersebut harus dibuktikan dengan penekanan pada pengertian ”Melawan Hukum Materiil Negatip” , karena ajaran melawan hukum materiil positip tidak dapat ditolerir dengan keberadaan asas legalitas sebagai asas fundamental Hukum Pidana. Demikian halnya di Indonesia yang disebut sebagai hukum bukan hanya undang-undang saja tetapi meliputi pula hukum yang tidak tertulis.

Sedangkan unsur pada pasal 3 UUTPK tertulis dengan jelas kata Penyalahgunaan kewenangan”. Unsur inilah yang harus dibuktikan yang memang masuk aspek hukum Administrasi yang menyangkut asas umum Pemerintahan yang baik. Jelasnya menyangkut ”telah menggunakan wewenangnya untuk tujuan lain dari maksud diberikannya wewenang itu atau yang dikenal dengan ”detournemant de pouvoir”.

Sedangkan unsur ”Melawan Hukum” nya memang tersirat tetapi tidak tersurat, jadi tidak perlu dibuktikan sebagaimana ketentuan pasal 2 UUTPK. Perlu diperhatikan bahwa unsur pokok (bestaandelen) tindak pidana korupsi adalah ”dapat merugikan perekonomian dan keuangan negara” hal inilah yang harus dibuktikan pada setiap tindak pidana korupsi,sedangkan unsur-unsur yang tertulis dimuka kata-kata ini merupakan ”sarana” untuk menuju pada ”unsur pokoknya”.
Terima kasih.

Berita lainnya
Dewan Tuding Pemkot Boros Anggaran...
KPK Kembali Periksa Kasus Suap Imp...
Bupati Bogor Terlibat Kasus Suap
Sering Disebut – Sebut, KPK Dimi...
LHI Seret Orang Dalam Istana
Luthfi : Ada Yang Buat Saya Heran
Selain Dihukum, Pengadilan Sita Da...
Fathanah Siap Jawab Pertanyaan
Luthfi Hasan Ishaaq Jalani Sidang ...
Kades Glagah Arum Mangkir Dari Pan...
Setiap Kasek diwajibkan membayar R...
Korupsi Mantan Kades Ketegan Di Tu...
Terkait Dugaan Suap, Yuniati Undar...
Biar Kapok Koruptor Juga Harus Dip...
Rusli Zainal Diperiksa KPK Sebagai...
Copyright © 2012 surabayapagi.com
  Kontak | Tentang Kami | Kode Etik | Disclaimer | RSS Feed  | User Online :  92