menu.jpg
 
Demi Dugem, Sales Gelapkan Uang Rp 300 Juta

SURABAYA – Hanya karena ingin bersenang-senang di tempat hiburan malam (dugem), Edi Suprapto, warga Jl Kedung Pengkol Gg V Surabaya ini, gelap mata. Sales peralatan pertanian ini menggelapkan uang Rp 300 juta milik tempatnya bekerja. Kini pun lelaki berusia 39 tahun tidak bisa lagi dugem, karena harus mendekam di tahanan Polsek Mulyorejo.

Kasus ini terungkap berdasarkan laporan pihak korban, Agus Salim selaku direktur PT Agro Intan Jaya dan Bumi Intan Jaya. Dalam laporan disebutkan, salah satu karyawan di bagian sales telah melakukan pengelapan. Mendapatkan laporan tersebut petugas pun bergerak dan menyelidikinya. Hasilnya diketahui, bahwa pelakunya Edi. Pria ini pun ditangkap oleh anggota Polsek Mulyorejo. “Edi menjadi karyawan sales dan pengiriman obat-obat pestisida, “ kata Kanit Reskrim Polsek Mulyorejo AKP Budi Waluyo, Jumat (25/5).

Aksi kejahatannya dimulai sejak tersangka mendapatkan order dari Dinas Pertanian kota Surabaya dan beberapa kabupaten di Jawa Timur. Dari pengiriman obat-obat tersebut untuk pembayaran dimanipulasi menggunakan nota fiktif. “Padahal pemesan bayarnya tunai ke Edi, tapi laporan ke kantor bayarnya dicicil,” ujarnya.

Dari pemeriksaan diketahui, Edi menjalankan aksi pengelapan uang itu berjalan kurang lebih 1 tahun. Manipulasi tersebut terbongkar saat diadakan audit tahunan. Saat tersangka ditangkap dan diamankan ke Polsek, tersangka mengakui telah membawa uang perusahaan senilai Rp 300 juta.

Kata tersangka, uang sebesar itu untuk memenuhi hobinya yakni berfoya-foya di dunia malam. Semua tempat hiburan malam, menurut Edi, pernah didatanginya. “Sisa uangnya sudah disita sama petugas,” aku Edi. Ia melakukan penggelapan, karena gajinya kecil. "Gaji saya kecil, karena itu saya nyolong-nyolong sedikit uang pembayaran,” tambah dia.

Selain menangkap Edi petugas berhasil mengamankan beberapa barang bukti obat-obatan vektisida yang berada dirumahnya, dengan total nilai Rp. 27 juta. n bi

Berita lainnya
Arek Mabuk Rampok Alfa Expres Suko...
Puluhan Warga Tambak Sawah Ngluruk...
Gara-gara Facebook, Konsultan Trow...
Tahanan Surabaya Telat Sidang
Kasus UNAS, Polisi Periksa Kasek S...
Nenek Pikun Tewas Tenggelam
Permainan Pejabat BNI dan Bos Bela...
Wartawan Dirampok di Jl Kartini
Di Kelas, Korban Kedua Sebut Pelak...
Curi Kabel Telkom, Babak Belur Dim...
Dua Pelajar SMP Curi Motor
Gagal Umroh, Jemaah Polisikan KH M...
Mabuk, Bobol ATM BRI
Pekerja Transportasi Terbanyak Gun...
Rampok Gasak Puluhan Komputer SMAN...
Copyright © 2012 surabayapagi.com
  Kontak | Tentang Kami | RSS Feed  | User Online :  95