menu.jpg
 
Kandidat Dirut PDAM Terlalu Sedikit

SURABAYA - Seleksi pemilihan Direktur Utama (Dirut) PDAM Surya Sembada Kota Surabaya, yang hanya diikuti 29 orang disesalkan kalangan DPRD kota Surabaya. Seharusnya seleksi Calon Direktur Utama ditargetkan mampu menjaring sampai 50 tenaga profesional.

Hal ini tentu saja membuat pusing Badan Pengawas PDAM Surabaya. Badan ini lalu berinisiatif untuk memerpanjang waktu pendaftaran, dengan harapan mampu menjaring pendaftar sesuai targetnya. Tujuannya, agar didapat para profesional yang berkualitas dan memiliki kapabilitas yang tak diragukan.

Namun bagi DPRD Surabaya, pemilihan Dirut itu justru banyak kendala. Lantaran para pelamar pesimis, dibayang-bayangi dengan prestasi gemilang Dirut PDAM lama, M Selim. Dewan menilai, para pendaftar ketakutan sebelum bertarung.
Disampaikan Ketua Komisi B ( Perekonomian ) DPRD Surabaya Mochammad Machmud, jika pesimisnya para pendaftar itu dibuktikan dengan jumlah yang ada. Pendaftar, jumlahnya tak sesuai target panitia seleksi. “Mereka pesimis apakah mampu menggantikan M Selim. Selim kan dikenal mampu memimpin PDAM dengan baik. Dari segi pencapaian pendapatan dan kualitas air, sudah dianggap paling baik sehingga penggantinya ragu, apakah bisa menyamai prestasi Selim,” kilah Machmud.
Karena itu, Machmud berharap, masyarakat profesional tak perlu ragu mendaftarkan dirinya dalam seleksi Dirut PDAM sehingga dengan menghasilkan pendaftar sebanyak-banyaknya, panitia bisa lebih banyak menyeleksinya. Kalau sedikit, kata Machmud, justru pilihannya sedikit untuk mencari seseorang yang berkualitas dan dianggap kapabel.

Selain itu, Selim juga dianggap mampu mengelola sumber daya PDAM dengan baik. Selim lebih baik dari pendahulunya, dimana ada kekeliruan menangani sumber daya manusia itu malah langsung didemo. “Dalam hal pengelolaan sumber daya manusia, penggantinya juga harus bisa seperti Selim yang memimpin tanpa konflik. Tanpa konflik, PDAM bisa lebih baik dan tetap menjadi yang terbaik di Indonesia,” tambah dia.

Dewan juga berharap, pengganti Selim kalau tak ada calon dari luar PDAM, harus sebisa mungkin dari dalam PDAM. “Saya dengar, dari dalam PDAM ada yang mendaftar dan mereka tak kalah kredibilitasnya dengan para profesional lain. Dia juga harus mampu diterima karyawan PDAM,” pungkasnya. ton

Berita lainnya
PWU Balik Kritik DPRD
LHKPN, Pejabat Pemprov Abaikan Gu...
Anggaran JLS Tahun 2015 Turun
Gubernur Siapkan Plt Hadapi Pilkad...
Diprotes, Korpri Buka-bukaan
Pemprov Gusur 2000 KK Kalianak
Dewan Tolak Dana KORPRI Rp 14 M
Bude Gelorakan Pembentukan Perpust...
Bude Karwo Dianugerahi Nugra Jasad...
Sekdaprov Mbalelo
Awasi Kinerja Sekdaprov
Soal Aset Rp 22 T, BPN Jatim Dicur...
Kebutuhan Rakyat di Akomidir Lewat...
Sekdaprov Kepras Dana Wong Cilik
DPRD dan Sekdaprov Gegeran
Copyright © 2012 surabayapagi.com
  Kontak | Tentang Kami | Kode Etik | Disclaimer | RSS Feed  | User Online :  101