menu.jpg
 
Jadi Badan Usaha Pelabuhan (BUP)

Setelah dilakukan verifikasi oleh tim pusat PT. Pelindo III (Persero) akhirnya secara resmi menjadi Badan Usaha Pelabuhan (BUP). Hal ini sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Perhubungan RI Nomor : KP.88/2011 tanggal 14 Pebruari 2011 tentang Pemberian Izin Usaha Kepada PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) sebagai Badan Usaha Pelabuhan (BUP). “ Pelindo III saat ini telah menjadi badan usaha pelabuhan,”kata Humas Pelindo III Edy Priyanto kemarin (21/2) di kontornya.

Sebelum berubah lanjut Edy, pihak Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor : BX.90/PU.60 tanggal 7 Pebruari 2011 perihal Permohonan Sebagai Badan Usaha Pelabuhan PT Pelabuhan Indonesia III (Persero). Dengan keluarnya ijin BUP tersebut, Posisi BUMN Pelabuhan itu semakin jelas sebagai badan usaha pelabuhan yang selama ini memang paling eksis dan mendominasi dalam kegiatan jasa kepelabuhan.

Lanjut Edy, Dengan Ijin Badan Usaha Pelabuhan (BUP) bisa memberikan kewenangan pada PT Pelindo III untuk mengelola pelabuhan beserta fasilitasnya. PT. Pelindo III dapat melakukan kegiatan pengusahaan jasa kepelabuhan, yang meliputi kegiatan : penyediaan dan pelayanan jasa dermaga untuk tambat, penyediaan dan pelayanan pengisian bahan bakar dan pelayanan air bersih, penyediaan dan pelayanan fasilitas naik turun penumpang atau kendaraan.

Selain itu juga kegiatan penyediaan dan pelayanan jasa dermaga untuk kegiatan bongkar muat barang dan petikemas, penyediaan dan pelayanan jasa gudang dan tempat penimbunan barang, alat bongkar muat serta peralatan pelabuhan, penyediaan dan pelayanan jasa terminal petikemas, curah cair, curah kering dan roro, penyediaan dan pelayanan jasa bongkar muat barang, penyediaan dan pelayanan pusat distribusi dan konsolidasi barang, penyediaan dan pelaksanaan jasa penundaan kapal.

Tak hanya itu, PT Pelindo III wajib untuk menyediakan dan memelihara kelayakan fasilitas pelabuhan, memberikan pelayanan kepada pengguna jasa pelabuhan sesuai standart pelayanan yang ditetapkan oleh pemerintah, menjaga keamanan, keselamatan dan ketertiban pada terminal dan fasilitas pelabuhan yang dioperasikan, ikut menjaga keselamatan, keamanan dan ketertiban yang menyangkut angkutan di perairan, memelihara kelestarian lingkungan, memenuhi kewajiban sesuai dengan konsesi dalam perjanjian dan mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan.

Menurut Edi Priyanto, dengan telah keluarnya ijin BUP tersebut, menunjukkan PT Pelindo III telah merespon keinginan pemerintah dalam hal penerapan Undang-Undang (UU) No. 17 tahun 2008 tentang Pelayaran dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor : 61 tahun 2009 tentang Kepelabuhanan. Maksud dan semangat dalam penerapannya adalah jasa pelabuhan diperlukan kecepatan dalam pelayanan, ketepatan waktu dalam pelayanan dan kesiapan peralatan sehingga tercapai produktivitas bongkar muat yang tinggi serta memiliki daya saing.

Selama ini PT Pelindo III telah melakukan kegiatan bongkar muat barang baik berupa general cargo, curah cair, curah kering serta petikemas baik internasional maupun domestik. Selain itu PT Pelindo III juga telah berpengalaman dalam pengelolaan terminal penumpang kapal laut termasuk juga dengan pelayanan kapal roro.

Demikian juga Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki PT Pelindo III, tidak hanya tenaga operasional yang dipersiapkan dan dibekali berbagai jenis training dan pelatihan, juga telah dipersiapkan tenaga-tenaga ahli kepelabuhanan yang bersertifikasi dari Dirjen Perhubungan Laut sebagaimana dipersyaratkan dalam peraturan perundangan.

Edi Priyanto mengungkapkan terkait dengan diperolehnya ijin Badan Usaha Pelabuhan (BUP) maka PT Pelindo III telah bertekad dan berkomitmen untuk senantiasa mengutamakan peningkatan kualitas pelayanan serta penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada setiap kegiatan operasionalnya, dengan menaruh kepedulian pemeliharaan lingkungan kerja pelabuhan yang berwawasan lingkungan (Eco Port) serta menjamin keamanan di pelabuhan.

Pelayanan yang diberikan PT Pelindo III saat ini telah mengacu pada standar pelayanan (customer service excellent) baik nasional maupun internasional, hal tersebut PT Pelindo III telah menerapkan sistem manajemen mutu terkait dengan mutu pelayanan yaitu dengan telah diperolehnya sertifikat ISO 9001. Dalam lingkup nasional PT Pelindo III berkali-kali memperoleh penghargaan terkait pelayanan publik pada sektor perhubungan yaitu “Prima Madya” dari Kementerian Perhubungan dan “Piala Citra Pelayanan Prima” dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara.

Pelindo III juga memberikan jaminan dan perlindungan terhadap para tenaga kerja dan orang yang bekerja dilingkungan pelabuhan dengan menerapkan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yaitu dengan menyediakan tempat kerja dan fasilitas yang aman dan nyaman, hal tersebut terbukti dengan telah diterimanya sertifikat SMK3 dari Menteri Tenaga Kerja .

Kepedulian terhadap lingkungan hidup diwujudkan dengan penerapan sistem manajemen lingkungan dengan ditandai dengan diperolehnya sertifikat ISO 14001. Menjaga kelestarian lingkungan hidup sekitar Pelabuhan dengan memperhatikan peraturan perundangan yang berlaku sehingga tidak merugikan masyarakat.

Dalam rangka menjamin keamanan di Pelabuhan, PT Pelindo III juga telah menerapkan standart keamanan internasional mengacu pada ketentuan International Maritim Organization (IMO) dengan telah mengimplementasikan Internasional Ship and Port Facility Security (ISPS Code) dan dalam pelaksanaannya telah mendapatkan pengakuan dengan dikeluarkannya sertifikat comply ISPS Code dari Dirjen Perhubungan Laut.

Dalam Surat Keputusan Menteri Perhubungan RI Nomor : KP.88/2011 tanggal 14 Pebruari 2011 tentang Pemberian Izin Usaha Kepada PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) sebagai Badan Usaha Pelabuhan (BUP) tersebut memberikan ijin kegiatan pengusahaan kepada PT Pelindo III untuk lebih dari satu terminal, artinya ijin BUP tersebut juga berlaku untuk Cabang dan kawasan Pelabuhan dilingkungan kerja PT Pelindo III. Saat ini Pelindo III telah mengelola 43 pelabuhan di 7 wilayah propinsi di Indonesia, yaitu: Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat dan Bali. nt

Berita lainnya
Pemkot Bagi-Bagi 10 Ribu Porsi Mak...
Angkasa Pura Melempem Hadapi Monop...
Cuti Bersama 3 Juni, BI Tetap Laya...
Dikaji, Skema Penyerapan Garam Pet...
Genjot Indusrti Hilir dengan Batas...
Puso, Produksi Gabah Turun
Remitansi TKI Jatim Capai Rp 464,1...
Motor China Kembali Menggeliat
Produsen Minuman Jatim Kembangkan ...
3 Anak Perusahaan BUMN IPO di 2012
2012, Mobil Go Green Diharapkan S...
DTC Gelar Shopping Festival
Kadin Jatim Sinergikan UMKM dan In...
Telkom Selesaikan Jaringan Serat O...
BI Targetkan TabunganKu Capai Rp50...
Copyright © 2012 surabayapagi.com
  Kontak | Tentang Kami | Kode Etik | Disclaimer | RSS Feed  | User Online :  89