menu.jpg
 
Bentrok Antara FPI Dan Warga Timbulkan Korban

Semarang (surabayapagi.com) – Bentrok antara organisasi massa Front Pembela Islam (FPI) asal Temanggung, Jawa Tengah dengan puluhan warga Kecamatan Patean dan Sukorejo, Kendal, akhirnya pecah. Polisi berhasil mengamankan 48 anggota FPI yang diduga terlibat bentrokan tersebut. Saat ini sedang berada di Markas Kepolisian Resor Kendal guna penyelidikan lebih lanjut.

Kapolda meminta semua pihak menunggu hasil pemeriksaan yang tengah dilakukan oleh tim penyidik. Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Inspektur Jenderal Dwi Priyatno, mengatakan sebelumnya pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah organisasi massa di Jateng. Pihaknya juga melarang segala bentuk sweeping yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas.

Untuk mengantisipasi terjadinya bentrok susulan, Dwi mengatakan, Polda Jateng telah menempatkan satu satuan setingkat kompi (SSK) anggota satuan pengendali massa di lokasi bentrok. Sementara itu, Kapolres Kendal AKBP Asep Jenal Ahmadi yang dihubungi terpisah mengatakan seorang perempuan bernama Tri Munarti meninggal dunia di rumah sakit akibat tertabrak mobil yang diduga dikemudikan anggota FPI saat terjadi bentrok. "Selain korban meninggal, ada lima korban luka, satu di antaranya anggota Satuan Dalmas Polda Jateng, dan lainnya warga setempat," katanya.

Bentrok antara sejumlah anggota FPI asal Temanggung dengan puluhan warga Sukorejo itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, dan diduga dipicu aksi "sweeping" yang dilakukan anggota FPI di tempat lokalisasi di Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal. Berdasarkan informasi yang dihimpun, warga setempat menolak "sweeping" yang dilakukan anggota FPI Temanggung, karena menilai FPI tidak berhak, dan bukan wilayah ormas yang bersangkutan.

Akibat bentrokan itu, sejumlah anggota FPI dan warga menderita luka, satu unit mobil bernomor polisi AB 7105 SA milik FPI dibakar massa, serta beberapa mobil lainnya rusak terkena lemparan batu.(yn)

Berita lainnya
Puskopkar Sebut Henry Terlibat
Tanamkan Nilai-Nilai Pancasila
Kapolda Dimutasi, Kapolda Jatim Be...
Semalam, Orang Dekat Prabowo Menin...
Arek Jombang Ciptakan Premium Alte...
Ngenes, Subsidi BBM Bocor 400 Tril...
Polda Jaga 42 SPBU di Jatim
Sudah Saatnya Dibentuk Kementrian ...
Bajaj Dibeli Rp 280 Juta dan Dikon...
Komik Jokowi Jadi Presiden Beredar...
Jakarta Mencekam
Target Operasi ISIS Bukan Indonesia
Ulama NU Jatim Tolak Pelegalan Abo...
Menhut Serahkan Ijin Konservasi KBS
Hidup Sebatangkara, Andalkan Tunja...
Copyright © 2012 surabayapagi.com
  Kontak | Tentang Kami | Kode Etik | Disclaimer | RSS Feed  | User Online :  75