Truk Bermuatan Forklift Dibajak, Sopir dan Kernet Dibuang di Hutan
|
| Rabu, 11 Juli 2012 | 14:31 WIB |
|
|
|
TUBAN - Sebuah truk tronton bermuatan Forklift dibajak perampok di kawasan jalan raya PLTU, Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang, Jateng. Kemudian sopir dan kernet truk dibuang dengan tangan diborgol dan mata dilakban di kawasan hutan Desa Pucangan, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban. Rabu (11/07/12).
Korban perampokan tersebut adalah Burhanudin sopir truk, warga asal jalan Kebun Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara serta kernetnya Soidin, warga Desa Banjaragung, Kecamatan Warurejo, Kabupaten Tegal, Jateng. Untungnya, kedua korban berhasil ditolong warga dengan kondisi tangan terborgol dan mata dilakban oleh para pelaku.
Menurut keterangan Burhanudin, dia dan kernet hendak mengirim 2 buah kendaraan Forklift dari Jakarta untuk dikirim ke Surabaya itu dengan truk tronton miliknya bernopol B 9469 IJ. Saat truk tronton masuk jalur Pantura di Kabupaten Pemalang. Kemudian, ada seseorang yang ikut menumpang truk dengan mengaku akan turun di Demak.
Namun saat sudah sampai di Demak, orang yang tidak dikenal itu tidak kunjung turun dan ikut melanjutkan perjalanan sampai di Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang. Nah, saat sampai di kawasan jalan sepi di Sluke tersebut, pelaku yang numpang itu minta turun.
Saat pelaku turun, lalu tiga orang temannya yang menggunakan mobil pribadi tanpa diketahui identitasnya, langsung turun dan monodongkan sebuah pisau kepada sopir dan kernet. Keduanya pun saat itu langsung disekap dan tangannya diborgol serta matanya dilakban. "Saya tidak tahu apa-apa saat mata saya ditutup lakban dan dibawa dengan mobil mereka. Kemudian, saya tahu-tahu sudah dibuang di daerah sini," ujarnya.
Saat ini, kedua korban masih menjalani pemeriksaan untuk dimintai keterangan lebih lanjut di Mapolsek Motong. Sementara petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut. (bam)