menu.jpg
 
Bahas Keseteraan Gender dan UU Pemilu

SURABAYA – Peran perempuan dalam politik dan kesejahteraan rakyat kembali diperkuat jajaran pengurus Partai Golkar Jawa Timur. Kemarin, selama dua hari (26-27 Mei) Partai Golkar menggelar Rakorda Seni Budaya dan Perempuan Parlemen di Graha Beringin, Jl A Yani. Selain membahas masalah gender, mereka juga menggodok peran perempuan pasca digedoknya UU No 8 tahun 2012 Tentang Pemilu.

Hadir sebagai pembicara dalam Rakorda tersebut adalah Tetty Kadi (Ketua Kaukus Perempuan Parlemen DPR RI) dan Nurul Arifin (Wakil Sekretaris DPP PG). Dari DPD Partai Golkar Jatim hadir Endang Sulastuty (Anggota FPG DPRD Jatim), serta Hj Tyas Indyah Iskandar (Ketua KPPG Jatim dan Anggota DPR RI).
Tetty Kadi dalam kesempatan tersebut menyampaikan tentang rencana pembahasan Rancangan UU tentang Keadilan dan Kesetaraan Gender yang rencananya dimulai hari ini (28/5) di Senayan. “Kaukus Perempuan Parlemen diminta masukan. Dalam hal ini kita menginginkan kesetaran dan keadilan untuk perempuan di seluruh Indonesia tanpa terkecuali. Sebab selama ini meski sudah diatur kesetaraan gender melalui pergub maupun perwali tapi implementasinya di masyarakat belum bisa dirasakan,” kata Tetty, kemarin.

Saat ini belum ada koordinasi serta alokasi yang cukup untuk mewujudkan perhatian pemerintah kepada para perempuan. Padahal, permasalahan di masyarakat yang dialami putri-putri kita ini cukup banyak dan belum tertangani. “Kami harap ada level Menteri Koordinator yang menilai kebijakan program untuk perempuan, Jadi kalau menteri pemberdayaan perempuan mengadakan MoU dengan menteri-menteri teknis bisa berjalan dengan tepat sampai ketingkat desa,” tandasnya. rko

Berita lainnya
Brigjen Victor Tuding Polri Dilema...
Buwas "Digoyang", Korupsi Rp 180 T...
PDIP Usulkan PAN Masuk Kabinet
Komjen Usman, Gantikan Buwas
Simbolon: Seperti ini Gaya Presiden
PAN Nyeberang ke KIH, KMP Sindir A...
PAN Resmi Gabung Pemerintahan Joko...
Sosok Jimly Asshiddiqie pun Tak Lo...
Ketua Umum Golkar Agung Laksono Di...
Desak DPR Gunakan Hak Interpelasi
Tuding SBY Alami Pos Power Syndrome
Gawat, Capim KPK Jadi Tersangka
Jimly Minta KPK Dipermanenkan, Joh...
Buwas Klaim Punya 10 Nama Capim KP...
Rizal Disayang Jokowi, Ada Apa?
  Komentar Anda :
  Nama * :   Email * :
  Komentar * :
  » :: Disclaimer
   
Auto Loading Records
Copyright © 2012 surabayapagi.com
  Kontak | Tentang Kami | Kode Etik | Disclaimer | RSS Feed  | User Online :  83