menu.jpg
 
Tahun 2013 UMK Malang Naik

Malang (Surabaya Pagi) - Upah Minimum Kabupaten (UMK) Malang untuk tahun 2013 mendatang dipastikan naik sebesar Rp 143.985 dari nilai UMK tahun ini.

Sekedar diketahui, UMK 2012 di Kabupaten Malang sebesar Rp.1.247.485 per bulannya. Usulan kenaikan yang sudah disepakati beberapa pengusaha, UMK tahun 2013 mendatang jadi Rp 1.305.500 per bulan. "Angka tersebut yang kita usulkan berdasarkan survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL) pada tahun ini. Sedangkan angka itu merupakan kesepakatan perwakilan dari pengusaha dan juga serikat pekerja,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Malang, Djaka Ritamtama, Minggu (28/10).

Kata dia, angka tersebut naik secara dratis dari pada angka tahun lalu. Hal itu dikarenakan bertambahnya item yang dilihat dari parameter penghitungan survei KHL. "Dulunya hanya 46 item saja, namun pada tahun ini naik menjadi 64 item. Sementara, kenaikan jumlah item yang dijadikan dasar penghitungan KHL inilah sebagai penyebab kenaikan prosentase UMK sekarang," terang Djaka.

Menurutnyan, KHL pada tahun ini, sesuai dari hasil survei yang dilakukan oleh dewan pengupahan bersama dengan Universitas Brawijaya (UB) Malang. Dari hasil survei itu, maka ditemukan hitungan nominal sebesar Rp 1.274.485. Sehingga, KHL inilah yang dijadikan dasar besaran usulan UMK untuk 2013.

Djaka melanjutkan, hasil survei KHL dan usulan kenaikan UMK tersebut, juga mendapat persetujuan dari perwakilan pengusaha yang diwakili oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Gabungan Perusahaan Rokok Malang (Gaperoma), dan PHRI Kabupaten Malang. Serta dari serikat pekerja seperti SPSI, APSM, dan SBM.

Djaka melanjutkan, persetujuan Gubernur Jatim akan dilakukan pada 20 Nopember 2012 mendatang, karena berkaca pada tahun-tahun sebelumnya. Biasanya, usulan dari daerah tidak akan ada perubahan nominal angkanya. Mengingat, bila dilakukan perubahan oleh Gubernur maka potensi ditentang oleh daerah sangat kuat.

“Kami berharap dengan kenaikan angka UMK ini pengusaha tidak mangkir dari tanggungjawabnya untuk memberikan upah yang sesuai aturan. Namun, bila tidak mampu ada mekanisme penangguhan kepada pengusaha untuk tidak membayar UMK sesuai peraturan yang berlaku,” papar Djaka.

Ketua SPSI Kabupaten Malang Kusmantoro Widodo menambahkan, pihaknya sangat mendukung angka UMK terbaru. . Pasalnya, ada kenaikan cukup drastis pada nilai UMK dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan ini juga memperhitungkan proyeksi pertumbuhan ekonomi sebesar 4,063 persen.

”Usulan UMK 2013 itu hasil musyawarah dan kesepakatan antara serikat pekerja dengan unsur pengusaha, ya akhirnya kita sepakat dengan angka kenaikan UMK 2013,”pungkasnya. bj

Berita lainnya
Walhi Polisikan Walikota Batu
Gelar Operasi Pasar di 10 Lokasi
Tak Lunasi ONH, Ratusan CJH Gagal ...
Pemkot Beri Subsidi Pelajar SMA/K ...
Target Tutup 7 Lokalisasi November...
Entaskan 41 Desa Tertinggal
Lengser, Anggota Dewan Terima Pesa...
Lebaran, Sediakan 15 Bus Gratis
Pemkot Segera Razia Pengemis
Subsidi Rp 4,5 M Disoal Pedagang B...
Ketua DPRD Soroti Tunggakan Pajak ...
Target Bebas Desa Tertinggal Tahun...
Investasi Tembus Rp 15 T
Pemkot Tambah Taman Baca di Kelura...
Ditarik Pungutan, Pedagang Pasar D...
Copyright © 2012 surabayapagi.com
  Kontak | Tentang Kami | Kode Etik | Disclaimer | RSS Feed  | User Online :  82