Jelang Final, Hotel Penuh Sejak Sebulan
| Festival Fan Manjakan Supporter Bayern |
| Jumat, 18 Mei 2012 | 04:56 WIB |
|
|
|
Laporan Langsung
Raditya Mohammer Khadaffi
Dari München, Jerman
Menjelang Final Liga Champions Eropa yang akan digelar Minggu (20/5) dini hari WIB esok, kota München sejak Kamis (17/5) kemarin sudah dipadati pendukung dari kedua kubu, baik ‘tuan rumah’ Bayern München maupun Chelsea. Namun sangat terasa sekali nuansa Die Bayern yang serba merah di setiap sudut kota, seperti di Marienplatz, Bayerstraße hingga Olimpiapark. Dan pula Rabu kemarin, UEFA secara khusus menghadirkan sarana untuk fans berupa UEFA Champions Festival yang dibuka di Olimpiapark, sampai sebelum kick-off Sabtu (19/5) waktu setempat.
Sejak berada di München, Rabu lalu, suasana kota München sangat berbeda dari biasanya. Ditunjuk sebagai tuan rumah Final Liga Champions Eropa di Allianz Arena (Fußball Arena) München akhir pekan nanti, sudah sejak seminggu sebelum laga final dihelat sudah mulai berbenah.
Mulai dari bandara Josef-Straus Munich, München Hauptbahnhof (Central Station), lalu di kawasan Olimpiapark (kandang Bayern München yang lama) dan di area Allianz Arena di daerah Fröttmaning yang sudah didesain khusus serba Munich Final 2012 dan berbagai atribut UEFA lainnya.
Seorang pegawai hotel di daerah München Hauptbahnhof bernama Linda Strassberg yang sempat saya temui, sekaligus hotel yang saya inap mengatakan sebulan sebelum final hampir seluruh hotel di München sudah full booked. “Seluruh hotel di sini sudah terpesan semua. Di sini saja sudah full booked sejak sebulan lalu,” kata Linda.
Dan benar, sampai-sampai setingkat hostel atau penginapan setara losmen pun memasang tanda “GEFÜLLT” atau “Penuh” yang menandakan sudah tidak ada tempat lagi.
Ya, sejak diketahui yang masuk final adalah FC Bayern München, yang tak lain tim ‘tuan rumah’, antusiasme fans Bayern terbilang cukup tinggi. Hampir seluruh warga Jerman dan fans Bayern seluruh dunia berbondong-bondong datang ke München. Bahkan, permintaan tiket ke management Bayern München mencapai 1,4 juta peminat di seluruh dunia. Sampai-sampai Uli Hoeneß selaku perwakilan manajemen Bayern München untuk urusan fans dan ticketing mengeluarkan rilis sejak awal Mei kemarin tentang pembagian jatah untuk fans club Bayern di seluruh dunia.
“Karena jatah hanya 17,500 tiket dari UEFA, dan dikami terdata 3000 fans club Bayern seluruh dunia. Maka hanya kami batasi 4 tiket untuk 1 fans club saja yang bisa direalisasi,” begitu ucapan Hoeneß seperti rilis yang saya terima.
Apalagi empat hari sejak Rabu kemarin digelar UEFA Champions Festival, beberapa fans ingin merasakan suasana final Liga Champions. Mantan pemain FC Bayern München seperti Paul Breitner, Giovane Elber, Willy Sagnol pun ikut mengikuti arak-arakan tur membawa ‘Si Telinga Lebar’ sebutan Piala untuk Liga Champions.
Festival sendiri Kamis kemarin digelar Google+ Hangout dengan Steffi Jones, duta untuk final liga Champions wanita yang digelar malam tadi. Dan Elber juga akan meramaikan booth bernama “Twittersphere” yang akan dilanjutkan oleh duo mantan bintang Real Madrid Steve McManaman dan Christian Karembeu Jumat hari ini.
Dan Sabtu esok, akan diadakan pertandingan eksebisi antara World All Star melawan FC Bayern All-Stars. Untuk World All Star sendiri akan diperkuat pemain terbaik di dunia seperti Cafu, Fabio Cannavaro dan Samuel Eto'o di Allianz Arena (Fußball Arena) München.
Willy Sagnol, yang mantan pemain Bayern di era 1999-2006 dan sempat membawa Bayern München meraih titel Champions di tahun 2001 yakin bahwa FC Bayern bisa menang di final. “Sekarang, saya sebagai fan, saya yakin Bayern bisa menang di final nanti. Itu yang diharapkan semua fan Bayern,” kata Sagnol, kemarin.
Dan memang benar, fan Bayern asal München, yang saya temui di bandara Josef-Strauss München yakin kalau timnya bisa meraih gelar. “Kemarin kita lepas (gelar DFB Pokal), hanya untuk fokus di Liga Champions. Ini final kita, ini gelar kita. Ini Final Dahoam,” kelakar Bernd Dechster, Kamis kemarin.
Yah, ungkapan Final Dahoam juga diungkapkan Karl-Heinz Rummenigge seperti di tayangkan di FCB.tv, Kamis (17/5) kemarin. “Final Dahoam adalah Final di rumah sendiri. Ruang ganti, rumput, dan suasana sudah kita rasakan. Karena itu, inilah Final Dahoam sesungguhnya,” kata Rummenigge.
Hal sama juga diucapkan Jupp Heynckes, pelatih Bayern. Dirinya tak ingin mengingat kegagalan di Liga dan DFB Pokal. Jupp menganggap final Liga Champions di tanah kebanggaan München jadi kebanggaan tersendiri. “Fokus dan fokus. Ini akan tantangan bagi saya dan tim. Apalagi ini di kota sendiri,” ungkap Jupp di keterangan pers, sore kemarin. (radityakhadaffi@gmail.com)