menu.jpg
 
Pilgub Jatim

"Eggi hanya mencari dukungan dari empat kabupaten / kota saja", ungkap sumber orang dekat Eggi, kemarin.

Padahal menurut ketentuan di peraturan KPU Jatim, setiap orang yang berangkat dari jalur indepent setidaknya memiliki dukungan KTP bermaterai minimal 1,3 juta penduduk atau 3% dari total penduduk Jatim. Syarat domisili dukungan tersebut adalah mewakili 50% dari total kabupaten / kota. Jika Jatim ada 38 kabupaten / kota, maka minimal dukungan KTP berasal dari 19 kabupaten / kota.

Sumber tersebut mengungkapkan, penyebaran KTP yang dikantongi Eggi hanya dikonsentrasikan di wilayah Surabaya, Kediri, Sidoarjo, dan Jombang. "Kegiatan Eggi Sudjana selama ini, memang dikonsentrasikan pada beberapa wilayah itu saja. Dalam rangka upaya mencari dukungan, mereka terus mengumpulkan KTP," terang sumber yang namanya tidak mau disebut.

Mendapat kabar seperti itu, Eggi Sudajan langsung membantahnya. Bahkan, bacagub Jabar yang gagal maju ini, terus ngotot mengumpulkan dukungan warga Jatim. Untuk itu, Eggi langsung mengelak jika KTP pendukungnya hanya dikonsentrasikan di empat kabupaten / kota saja. "Kabar itu tidak benar, kegiatan saya sampai sekarang sedikitnya sudah di 20 kabupaten / kota", kata Eggi.

Eggi menyebutkan, dirinya juga berkeliling mengumpulkan KTP di beberapa kabupaten / kota lainnya. Seperti di Lamongan, Bangkalan, Pamekasan, Tuban, dan Sumenep. "Saya terus menggalang dukungan, setidaknya 1,5 juta KTP akan ditargetkan tuntas akhir Maret mendatang. Jika itu sudah, saya langsung mendaftar ke KPU Jatim", lanjut Eggi.

Terpisah, ketua KPU Jatim, Andre Dewanto mengatakan persiapan pilgub Jatim bagi calon independen dipastikan sangat berat. Jika jumlah KTP memenuhi 3% namun tidak tersebar di 50% wilayah Jatim, maka calon independent tersebut dipastikan bakal gugur dan tidak bisa melakukan pendaftaran cagub / cawagub di KPU.

Berita lainnya
Menkominfo Bidik Situs Penyebar Fi...
Ingin Wong Cilik Melek Perbankan
DPR Tandingan Menyeret Jokowi
BBM Naik, Rakyat Salahkan Jokowi
Menpan: Masyarakat Bisa Adukan Bir...
Akedemisi Minta Kemenkum HAM Hapus...
Ada DPR Tandingan
DPR Kisruh, Jokowi Dilematis
Kader Nasdem Wajib Ikuti ‘Sekola...
DPRD Jatim Kritik Kinerja PWU
Keamanan Pilwali 2015 Disiapkan Rp...
Program Kerja 100 Hari Menteri Susi
Maling Bobol SMPN
Pimpinan DPR Bodoh!
Jampidsus dan Wakil Berebut Jaksa ...
Copyright © 2012 surabayapagi.com
  Kontak | Tentang Kami | Kode Etik | Disclaimer | RSS Feed  | User Online :  138