•   Rabu, 22 Januari 2020
Traveling

Perluas Jaringan di 10 Kota di Jawa Timur

( words)

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini Travelling telah menjadi salah satu kebutuhan hidup bagi masyarakat di berbagai wilayah. Tidak hanya bisa bersenang senang namun secara tidak langsung menjadi faktor penting untuk menghilangkan rasa stress atau tertekan akibat kesibukan sehari hari. Maka dari itu, kebutuhan travelling semakin menjadi jadi di era saat ini, apalagi dengan perkembangan pesat teknologi informasi yang memberikan kemudahan dalam berbagai cara. Salah satunya, RedDoorz menjadi platform pemesanan hotel online di Indonesia, tanpa harus jauh jauh datang melainkan melalui aplikasi sederhana. Pada Kamis (24/1) RedDoorz melakukan konferensi pers mengenai update pertumbuhannya di Jawa Timur yang dihadiri oleh Mohit Gandas, selaku Country Manager Indonesia, Adil Mubarak, Vice President Operations. Tidak hanya itu, pada konferensi pers tersebut menghadirkan partner RedDoorz yang juga merupakan pemilik properti yaitu Fernanda Reza Muhammad dan Fergie Rankinton. Keduanya juga membagikan pengalaman terbaiknya selama menjadi partner dari RedDoorz yang meningkatkan okupansi sekaligus kualitasnya.

RedDoorz telah ada sejak tahun 2015 yang mana dimulai dari Jakarta, barulah merambah kawasan Jawa Timur di tahun 2016 yaitu Surabaya. Kota Pahlawan ini memiliki kinerja terbaik setelah Bandung, Jakarta, dan Yogyakarta. Tidak hanya itu, terdapat peningkatan jumlah kamar hingga mencapai empat kali lipat dengan total, untuk saat ini, yaitu 30 properti. Bila dibandingkan dengan jumlah pertumbuhan dari tahun ke tahun maka dapat dikatakan bahwa adanya jumlah pemesanan kamar berlipat ganda menjadi enam kali lipat. Visi dari RedDoorz sendiri ingin menjadi salah satu jaringan hotel terbesar di dunia, dapat dilihat platform ini membuka di kawasan Filipina, Singapura, dan Vietnam. Khusus untuk Jawa Timur sendiri, Mohit Gandas mengaku berdasarkan data dari JEJAK, sekitar lebih dari 77 persen warga Indonesia berpergian ke Jawa Timur. Maka dari itu, RedDoorz ingin memperluas jaringannya di Jawa Timur ketika melihat potensi tersebut, tidak hanya di Surabaya melainkan kota kota lainnya juga. “Pariwisata di Indonesia adalah hal penting karena pertumbuhannya sendiri membuatnya menjadi nomor sembilan tercepat di Asia.

Sedangkan, untuk kawasan Asia Tenggara sendiri, Indonesia justru menjadi nomor satu dibandingkan negara negara lainnya. Secara khusus, Surabaya sendiri memiliki posisi penting karena dinyatakan sebagai Best Tourism City, bukan Bali”, ujar Adil Mubarak, selaku Vice President Operations Red Doorz pada Kamis (24/1). Sementara itu, Fernanda Reza Muhammad sekaligus Fergie Rankinton menyatakan adanya peningkatan okupansi sekaligus kualitas staff. Tidak hanya itu, partner dari RedDoorz tersebut mengakui pentingnya Hospitality 4.0 membuat properti yang sulit untuk diakses lokasinya menjadi mudah karena adanya peran platform ini. Keduanya sama sama memiliki lokasi properti yang tidak terlalu ‘terlihat’ bila dibandingkan lainnya, namun merasa terbantu dengan hadirnya RedDoorz. Untuk partnership, RedDoorz membuka lebar pintu bagi yang ingin menjadi salah satu partner hanya dengan sekali akses melalui website resminya. Setelah mengisi form, nantinya akan ada tim dari RedDoorz yang datang ke lokasi untuk mempertimbangkan bisa tidaknya menjadi partnership.

Namun, hal ini tidak terbatas pada yang telah memiliki bangunan properti, RedDoorz juga membantu dalam rangka pre-opening. pr.

Berita Populer