Lapas Jember Tambah 44 Tenaga Keamanan Dan Pelayanan

 

Kalapas dan Kasi Binadik Berikan Pemaparan dalam Orientasi Calon Pegawai Negri Sipil Kementrian Hukum Dan Ham, Calon Penggawai Negri Sipil (CPNS) personil Keamanan Lembaga Pemasyarakatan dan Rutan. (SP/ANDIK)


SURABAYAPAGI.com, Jember - Kementrian Hukum Dan Ham RI Kantor Wilayah Jawa Timur melakukan Orientasi kepada Calon Penggawai Negri Sipil (CPNS) personil Keamanan Lembaga Pemasyarakatan dan Rutan, Tahap II Tahun 2017 yang diberi tema Sinergi Orientasi CPNS yang berkwalitas.

Kegiatan orientasi berdasarkan jadwal akan dilaksanakan dari tanggal 29 Januari hingga 3 Februari 2018, di Aula Lapas Klas IIA Jember, Selasa (30/1/2018).

Kalapas Klas II A Jember Sarju Wibowo Bc.IP, SH, MH, didampingi Dadang Firmasyah Amd, IP, SH, MH, Sebagai Kasi Bimbingan Anak Didik (Binadik) menjelaskan jika dalam orientasi ini mereka akan diberikan berbagai materi yang menunjang pekerjaannya nanti.

"Mereka selama orientasi ini akan mendapat materi pelatihan mulai dari system keamanan, data intelijen, kode etik, perilaku, beladiri dan berbagai materi lainnya," ujar Sarju Wibowo. 

Orientasi ini diikuti oleh 139 personil dari lima Kabupaten; Banyuwangi  48,  Bondowoso 15, dan Rutan Situbondo 10, Lapas Lumajang 22, Jember sendiri mendapatkan tambahan 44 personil. Adanya penambahan personil diharapkan semakin menguatkan Lapas Jember.

Penambahan ini dikhususkan untuk tugas keamanan. Untuk kesehatan, kerohanian, pihaknya akan menggandeng puskemas serta pesantren.

"Penambahan pegawai baru ini semua untuk memperkuat system keamanan, sedangkan tenaga kesehatan kami menjalin kerjasama dengan puskesmas terdekat,  begitu juga dengan tenaga kerohanian,  kami menjalin kerjasama dengan Depag dan Pesantren yang ada di sekitar lapas Jember," pungkas Sarju panggilan akrabnya.

Dadang Firmasyah Amd, IP, SH, MH, sebagai Kasi Bimbingan Anak Didik (Binadik) juga menambahkan materi tentang sikap yang harus dilakukan sebagai seorang petugas Lapas, yakni tentang tugas dan peraturan.

"Kami memberikan 3 poin utama yang mana penekanan tugas dan peraturan, harus proporsional sesuai tugas dan fungsinya untuk benar-benar membela dalam menuju lembaga pemasyarakatan yang lebih baik serta tidak mudah tergoda oleh upaya jahat yang bisa menjatuhkan martabat personil bahkan lembaga / Institusi," tegas Dadang.ndik



Komentar Anda



Berita Terkait