Merasa Diingkari, Petani Tembakau Mengadu Ke DPC PDI Perjuangan

 

Perwakilan Petani Tembakau saat ditemui Pengurus DPC PDI Perjuangan. (SP/ANDIK)


SUABAYAPAGI.COM, Jember - Merasa ditipu dan diingkari karena tidak sesuai dengan perjanjian awal, kelompok petani Antirogo Kecamatan Sumbersari, mengadu ke Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan di Jalan Supriyadi, Kelurahan Baratan Patrang, Rabu (10/1/2018).

"Menurut saya ada kecurangan sepihak, sehingga kami sebagai kelompok mitra dari PT Temporejo mengalami kerugian lantaran pihak perusahaan ingkar dari perjanjian yang telah disepakati bersama." jelas Ruslan perwakilan petani tembakau Naus

Ruslan merasa dirugikan sebab dalam perjanjian hasil panen, perusahaan berjanji akan memberikan harga per kilo nya sebesar Rp 50 ribu, namun dalam prakteknya harga hanya dibayar sebesar Rp 20 ribu hingga Rp 40 ribu per kilo gramnya.

"Kami sebagai petani merasa diingkari dan dirugikan, sehingga kami bersama-saama anggota kelompok petani desa Antirogo mengadukan perihal ini pada pengurus DPC PDI Perjuangan Kab Jember." ungkap Ruslan

Dengan adanya pertemuan ini Ruslan berharap kerugian yang diderita bisa diselesaikan dengan bijak. Sebab pihak petani sebelumnya sudah berusaha menemui pimpinan perusahaan PT Temporejo namun tidak dihiraukan oleh pimpinan.

Sementara Seketaris Jendral DPC PDI Perjuangan Kab. Jember, Bambang Wahyu Sujono, yang didampingi oleh pengurus lain berjanji akan menindaklanjuti keluhan yang disampaikan.

"Kami sebagai pengurus partai PDI Perjuangan akan menindaklanjuti pada fraksi di DPRD Kab. Jember, serta mengadukan kepada pemerintah kabupaten dan pihak terkait yang untuk menyelesaikan persoalan ini. Agar petani tidak selalu merugi, apalagi sudah di buat perjanjian sebelumnya," ungkap Wahyu. ndik



Komentar Anda