Dari Penyanyi Dangdut, Jadi Polwan Hingga Juara MTQ

 

Kasubag Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya


Surabaya Pagi, Surabaya - Siapa yang tidak kenal dengan AKP Sugiati setelah menjadi Kasubag Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya wajahnya tidak asing di depan layar kaca Televisi dan Surat Kabar lokal maupun nasional. Kepiawan menyapaikan infomormasi kepada masyarakat.

Namun untuk mencapai sebuah kedudukan yang tinggi tidak semudah membalik kan telapak tangan, sebuah perjuangan yang gigih dan pengorbanan begitu besar untuk memcapai sebuah cita-cita.

Seperti yang dilalui oleh wanita kelihiran Surabaya 17 juli 1964 ini. Setelah lulus dari capa polri 1986 harus jauh dari keluarga menjalan tugas di plosok indonesia di polda Sulselra ( Polda Sulawesi Selatan Utara ) yang sekarang menjadi Polda Sulsel tidak ada sanak saudara dan hidup sendiri demi menjalankan tugas negara. Dimana pada saat itu sulitnya alat komunikasi sehingga membuat perempuan yang menyai hobi bersepeda ini menahan rindu bertahun-tahun untuk bertemu keluarga yang ada di Surabaya.

Setelah satu tahun di Polda Sulsel, berkat kegigitahanya dan doa kedua orang tuanya, Ibu dua akan ini pindah menjadi personil di Personalia Polda Jawa Timur disini istri dari Akp Ludie Subagyo mencoba monorehkan beberapa prestasi diantara Menjadi Juara MTQ ( Musabaqah Tilawatil Quran ) antar Polwan Se-Jawatimur. Tak Tanggung-tanggung tiga kali lomba MTQ antar antar Polwan Se-Jawatimur disabetnua.

Dan siapa sangka wanita kelahiran Surabaya ini dulunya sorang penyanyi dangdut. " Sejak kecil umur 10 tahun saya sempet jadi penyanyi dangdut," ungkap AKP Sugiati kepada Surabaya Pagi.

Namun, kenginan cita-cita saya dari kecil ingin jadi seorang Polwan, lanjut Sugiati, dirinya terus melalui proses perjuangan yang panjang pada 2001 polwan dengan tiga balok dipundal ini lulus sekolah Perwira dan bertugas di propam Polda Jatim.

" Setelah saya jadi propam saya di sabara Polwiltabes Surabaya yang sekaranh jari Polrestabes Surabaya. dan sebelum menjadi Kasubag Humas di Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya ini saya juga menajdi Kanit Binmas Polsek Kenjeran," kata Sugiati.

Menurut Sugiati untuk mencapai sebuah cita-cita itu harus dilakukan dengan sebuah perjuangan yang keras jangan pantang menyerah," syukuri yang ada laksanakan tugas dengan ikhlas semua akan terasa ringan," kata Sugiati.

Suka-Duka menjadi seorang Polwan, memang cukup besar dimana selain berkewajiban melayani Masyarakat juga harus melayani keluarga. " kalau kita sedang bertugas kita wajib melaksanan tugas negara dengan baik, tapi kita juga jangan lupa bahwa kita ada seorang istri dan seorang yang wajib melayani keluarga.

Sugiati dirinya hingga saat ini juga sangat jarang bertemu dengan sang suami yang juga seorang perwira menengah polisi yang berdinas di unit Jatanras Diskrimum Polda Jatim. " Kalau sama suami saya jarang ketemu, beliau juga seorang anggota polisi mempunyai kewajiban menjalankan tugas negara, kadang kalau saya berangkat dinas suami saya baru pulang, jadi jarang ketemu," kata Suagit.

Meskinpun dirinya harus bertugas, namun dia tidak lupa melayani keluarga, " setiap hari saya harus bangun lebih pagi, pukul 03:00 pagi saya sudah harus bangun untuk memasak untuk menyiapkan sarapannya bagi suami dan anak-anak, setelah itu mengatar anak ke selolah dan berdinas melayani masyarakat, itu yang harus dilakukan bertahun-tahun," kata Sugiati.

" Selain menjadi petugas yang baik kita sebagai wanita, harus jadi ibu yang baik dari anak-anak kita dan jadi istri yang baik bagi suami kita. itu semua sudah resiko, maka dalam menjalankan hidup ini tidak boleh mengeluh, syukuri aja dan bekerjalah dengan ikhlas," tutup Sugiati.

Namun disela-sela kesibuhkan yang padat sebagai polwan perwira menengah ini juga mempunyai trik untuk berkumpul dengan keluarga dan memanfaatkan hari libur itu berlibur besama keluarga. " kalua lepas dinas atau libu pasti kita sempatkan untuk liburan ke luar kota bersama anak-anak jadi kita juga harus ada untuk anak meskipun itu cuma sebentar. jadi antara tugas negara dan keluarga itu harus seimbang," tutupnya Alq



Komentar Anda